Menu

Mode Gelap
University of Melbourne Buka Beasiswa Penuh untuk Mahasiswa Internasional Mahasiswa ITS Ciptakan Perangkap Hama Tenaga Surya Amunisi, Daya Tahan, dan Nyali: Tiga Ujian di Balik Pertumbuhan 5,61% Panen Perdana Semangka Non-Biji, Bukti Kolaborasi Modern Petani Milenial dan Indomaret Ditjenpas Bantah Video Viral Sel Mewah dan Ponsel di Lapas Cilegon Penataan Non-ASN, Pemerintah Jamin Layanan Pendidikan Tetap Jalan

Info Hotel

Aryaduta Menteng Bersama Penjaga Laut Tanam 1.000 Bibit Mangrove di Pulau Pari

badge-check


					Aryaduta Menteng Bersama Penjaga Laut Tanam 1.000 Bibit Mangrove di Pulau Pari Perbesar

MatrasNews, Jakarta – ARYADUTA Menteng bersama Penjaga Laut, komunitas pemuda yang aktif bergerak menjaga kelestarian laut Indonesia, menggelar aksi nyata penanaman 1.000 bibit mangrove di Pulau Pari, Kepulauan Seribu.

Marketing Communication Manager ARYADUTA Menteng, Mohd R. Mohani, menegaskan bahwa perlindungan lingkungan tidak cukup hanya dengan wacana atau dokumen kebijakan. “Diperlukan aksi nyata dan kolaborasi lintas sektor untuk menjaga keberlanjutan alam,” ujarnya.

Sementara General Manager ARYADUTA Menteng, Fajar Sukarno, menambahkan bahwa ini adalah kolaborasi kedua dengan Penjaga Laut. “Tahun lalu kami menanam mangrove di Tanjung Pasir, Banten. Kedepannya, kami akan terus mendukung kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian hotel terhadap lingkungan,” jelasnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda tahunan ARYADUTA Menteng dalam rangka ulang tahun ke-51, sekaligus menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia dengan pengibaran bendera raksasa di lokasi penanaman.

Penanaman mangrove di sisi timur Pulau Pari, tepatnya di Pantai Rengge, bertujuan melindungi pantai dari abrasi, memulihkan ekosistem, menyerap karbon dioksida, serta menyediakan habitat bagi biota laut.

Saat ini, luas Pulau Pari telah menyusut dari 45 hektare menjadi 41 hektare akibat abrasi, kerusakan mangrove, eksplorasi berlebihan, dan perubahan iklim.

Acara ini juga melibatkan Kelompok Perempuan Pulau Pari serta penggiat media sosial @dicapriadi dan @ipulsoedibjoe untuk menginspirasi masyarakat luas.

Selain menanam mangrove, peserta berdiskusi mengenai sejarah Pulau Pari, potensi UMKM lokal seperti ikan asin, olahan rumput laut, dan keripik sukun, serta berkeliling pulau dengan sampan untuk melihat kerusakan hutan bakau.

Sebanyak 50 peserta, terdiri dari karyawan ARYADUTA Menteng dan relawan Penjaga Laut, turut ambil bagian. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kebersamaan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga alam.

“Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Tidak ada pihak lain yang akan melindunginya selain kita sendiri,” tutup Mohani.

Baca Lainnya

Hotel Grandhika Pemuda Semarang Hadirkan Dua Acara Menarik di Mei 2026

15 Mei 2026 - 17:17 WIB

Hotel Ciputra Cibubur Gelar Talk Show Edukatif

15 Mei 2026 - 13:53 WIB

Ascott Rayakan Kesadaran Aksesibilitas Global

15 Mei 2026 - 13:10 WIB

Sevillage Tawarkan Diskon 50% untuk Glamping di Puncak Bogor

13 Mei 2026 - 00:08 WIB

Menikmati Senja Rasa di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City

12 Mei 2026 - 12:33 WIB

Trending di Info Hotel