Menu

Mode Gelap
Revisi UU ASN Hapus Status PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Terapkan Dua Skema Baru Bukan Cuma Keturunan, Studi Terbaru Ungkap Gula Darah Tinggi Bisa Jadi “Bensin” Tumor Banjir Landa Jakarta, Gubernur Pramono: “Menghilangkan Banjir Itu Tidak Mungkin” Sulis “Cinta Rasul” Meriahkan Paramadina Festival Ramadhan 2026 di Meikarta Simak 4 Tips Menginvestasikan THR dengan Emas yang Lebih Mudah, Aman, dan Terpercaya Atasi Keterbatasan Bioskop, Menteri Ekraf Dukung Pembangunan Mini Bioskop di Minimarket

News

Gubernur Jabar Luncurkan Gerakan Rereongan Sapoe Sarebu, Ajak Donasi Rp1.000 per Hari

badge-check


					Gubernur Jabar Luncurkan Gerakan Rereongan Sapoe Sarebu, Ajak Donasi Rp1.000 per Hari Perbesar

MatrasNews, Bandung – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) secara resmi meluncurkan Gerakan Rereongan Sapoe Sarebu atau disebut “Poe Ibu”. Gerakan ini mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar, dan masyarakat luas untuk berpartisipasi dalam aksi donasi sukarela sebesar Rp1.000 per hari.

Inisiatif tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 149/PMD.O3.04/KESRA yang diterbitkan pada 1 Oktober 2025. Edaran ini berlandaskan semangat gotong royong serta nilai-nilai kearifan lokal Sunda, yaitu silih asah, silih asih, dan silih asuh.

Dana yang terkumpul dari gerakan ini akan dikelola oleh pengelola setempat secara transparan dan akuntabel. Penyaluran dana diprioritaskan khusus untuk menangani kebutuhan darurat di bidang pendidikan dan kesehatan masyarakat Jawa Barat.

Untuk memastikan akuntabilitas, pelaporan akan dilakukan secara terbuka melalui aplikasi Sapawarga, portal layanan publik, serta media sosial. Hal ini bertujuan memberikan kepercayaan dan kemudahan akses informasi bagi para donatur.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jawa Barat, Adi Komar, menegaskan pentingnya implementasi gerakan ini. “Gerakan ini harus berjalan baik agar benar-benar menjadi kekuatan solidaritas masyarakat Jawa Barat. Dengan rereongan, kita wujudkan Jawa Barat istimewa,” ujarnya.

Gerakan Rereongan Sapoe Sarebu diharapkan dapat memperkuat jaring pengaman sosial dan merekatkan tali silaturahmi antarwarga dalam menghadapi berbagai tantangan darurat.

Baca Lainnya

Revisi UU ASN Hapus Status PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Terapkan Dua Skema Baru

9 Maret 2026 - 01:28 WIB

Banjir Landa Jakarta, Gubernur Pramono: “Menghilangkan Banjir Itu Tidak Mungkin”

9 Maret 2026 - 01:05 WIB

Banjir Landa Jakarta, Gubernur Pramono Menghilangkan Banjir Itu Tidak Mungkin

Gebrak Run Race, Kapolsek Jatiasih Ajak Ratusan Pemuda Lari di Jalan

8 Maret 2026 - 03:35 WIB

Gebrak Run Race, Kapolsek Jatiasih Ajak Ratusan Pemuda Lari di Jalan

Ribuan Lansia dan Pelajar Bekasi Pecahkan Rekor MURI Tulis Mushaf Al-Qur’an

7 Maret 2026 - 03:11 WIB

Ribuan Lansia dan Pelajar Bekasi Pecahkan Rekor MURI Tulis Mushaf Al-Qur'an

69.232 Tiket Kapal Laut Gratis Mudik Lebaran 2026 Rute Aceh Hingga Jayapura

7 Maret 2026 - 02:57 WIB

69.232 Tiket Kapal Laut Gratis Mudik Lebaran 2026 Rute Aceh Hingga Jayapura
Trending di News