Menu

Mode Gelap
Le Eminence Puncak Hadirkan Program Harmony in Diversity Sambut Ramadan 2026 Taste of Ramadan 2026 di Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Usai Kepung Kantor Wali Kota Bekasi, Ini 5 Kesepakatan Rancangan Masa Depan Angkot Sebagai Primadona Transportasi Umum Konten AI Wajib Beretika dan Jaga Orisinalitas Primaya Hospital Tangerang Resmikan Poliklinik Eksekutif DANA Jadi Representasi Industri Teknologi Finansial Indonesia di Panggung Global

Bisnis

Jelang Harbolnas, Masyarakat Diminta Bijak Belanjakan Uangnya

badge-check


					Jelang Harbolnas, Masyarakat Diminta Bijak Belanjakan Uangnya Perbesar

Matras News, Bekasi – Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) yang jatuh pada 12 Desember 2024, menjadi hari yang ditunggu-tunggu masyarakat untuk berbelanja online dengan potongan diskon yang menggiurkan. Terkait hal tersebut, Pengamat Perbankan, Dr. Husnul Khatimah menyampaikan pandangannya.

Kepada matrasnews.com, Dr. Husnul Khatimah menuturkan, terkait Harbolnas, ini momen yang tidak lagi terlalu dinanti saat ini oleh konsumen, karena semakin gencarnya program diskon di market place meskipun tidak sedang double date atau yang lazim disebut Harbolnas.

“Jadi, minat belanja masyarakat sudah tersebar hampir ke sepanjang waktu karena setiap platform hampir semuanya menawarkan diskon sepanjang waktu. Belum lagi yang live shopping, semakin banyak dan menawarkan diskon khusus live,” terangnya, Rabu 11/12/2024.

Dibalik itu semua, dirinya mengatakan, sebagai konsumen tetap harus punya skala prioritas unuk belanja kebutuhan dan menyeimbangkannya dengan menabung serta investasi untui mengantisipasi kehidupan ke depan yang mungkin lebih berisiko. 

“Pilihan belanja secara online memang memudahkan konsumen mencari semua jenis barang yang dibutuhkan dan tanpa perlu datang ke toko, tidak butuh parkir dan sering diskon pula. Namun jangan sampai hal ini menjadikan jebakan konsumtif dan impulsive buying.

Apalagi dengan adanya live shopping melibatkan influencer atau endorser yang makin menggugah dan menggiring ke perilaku impulsive buying,” tekan Dr. Husnul Khatimah.

Selain itu, kata dia, masyarakat harus bisa membuat prioritas, memilih produk yang paling dibutuhkan, mengatur penempatan barang di rumah agar mudah dilihat dan terpakai secara optimal.

“Karena terkadang akibat penempatan yang tidak terlihat atau lupa menyimpannya dimana, kita seringkali membeli kembali barang yang sama,” jelasnya.

Dirinya juga menuturkan, dan yang tidak kalah penting adalah menahan diri untuk tidak tergoda oleh rekomendasi maupun pengaruh influencer untuk selalu membeli apa yang mereka pakai atau promosikan.

“Dan yang terpenting adalah kita harus bisa menahan diri agar tidak terpengaruh oleh influencer untuk membeli apa yang mereka promosikan,” tandasnya.

Baca Lainnya

DANA Jadi Representasi Industri Teknologi Finansial Indonesia di Panggung Global

13 Februari 2026 - 00:02 WIB

DANA Jadi Representasi Industri Teknologi Finansial Indonesia di Panggung Global

Sasa Bumbu Kaldu Dukung Pengusaha Basreng Naik Kelas dengan Program Sasa Food Service Solution

12 Februari 2026 - 00:03 WIB

Sasa Bumbu Kaldu Dukung Pengusaha Basreng Naik Kelas dengan Program Sasa Food Service Solution

Run Fam & Splash Imlek Festival 2026 di WaterBoom Lippo Cikarang

10 Februari 2026 - 03:00 WIB

Run Fam & Splash Imlek Festival 2026 di WaterBoom Lippo Cikarang

Pelanggan XLSMART Hadirkan Disney+ Lewat Aplikasi myXL, AxisNet dan SATU ON by XL SATU

10 Februari 2026 - 00:11 WIB

Pelanggan XLSMART Hadirkan Disney+ Lewat Aplikasi myXL, AxisNet dan SATU ON by XL SATU

Bank Danamon, Adira Finance, dan MUFG Kembali Dukung IIMS Jakarta 2026

10 Februari 2026 - 00:02 WIB

Bank Danamon, Adira Finance, dan MUFG Kembali Dukung IIMS Jakarta 2026
Trending di Bisnis
error: Matras News