Menu

Mode Gelap
University of Melbourne Buka Beasiswa Penuh untuk Mahasiswa Internasional Mahasiswa ITS Ciptakan Perangkap Hama Tenaga Surya Amunisi, Daya Tahan, dan Nyali: Tiga Ujian di Balik Pertumbuhan 5,61% Panen Perdana Semangka Non-Biji, Bukti Kolaborasi Modern Petani Milenial dan Indomaret Ditjenpas Bantah Video Viral Sel Mewah dan Ponsel di Lapas Cilegon Penataan Non-ASN, Pemerintah Jamin Layanan Pendidikan Tetap Jalan

News

Meninggalnya Balita Sukabumi Jadi Alarm Nasional

badge-check


					Meninggalnya Balita Sukabumi Jadi Alarm Nasional Perbesar

MatrasNews, Sukabumi – Pemerintah menegaskan bahwa meninggalnya balita Raya di Sukabumi merupakan alarm nasional yang menuntut langkah cepat dan terkoordinasi untuk mencegah terulangnya kasus serupa.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyatakan tragedi ini adalah pengingat keras tentang bahaya gizi buruk dan penyakit yang dapat dicegah.

“Dengan memperkuat Posyandu, data kesehatan, serta pendampingan keluarga rentan, kami berkomitmen memastikan setiap anak Indonesia tumbuh sehat,” tegas Muhadjir Effendy seperti dikutip dari siaran pers, Jumat (22/8/2025).

Menko PMK menekankan pentingnya penguatan data, khususnya untuk pemantauan penyakit zoonosis (penyakit yang ditularkan dari hewan) dan malnutrisi, sebagai langkah deteksi dini. Berbagai program seperti pemberian obat cacing gratis sejak 1975, kampanye PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), serta pemeriksaan kesehatan di sekolah telah lama berjalan.

Namun, pascakasus Sukabumi ini, Muhadjir menekankan perlunya program tersebut dijalankan lebih aktif dan tepat sasaran. “Pemerintah berkomitmen memperkuat pencegahan. Setiap anak Indonesia berhak atas masa depan yang sehat, aman, dan terlindungi,” pungkasnya.

 

Baca Lainnya

Ditjenpas Bantah Video Viral Sel Mewah dan Ponsel di Lapas Cilegon

18 Mei 2026 - 02:00 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Canangkan Gerakan Pilah Sampah

18 Mei 2026 - 00:43 WIB

Hotel di Jakarta Barat Jadi Sarang Narkoba, Ini Kata Bareskrim Polri

16 Mei 2026 - 01:17 WIB

Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara

15 Mei 2026 - 01:42 WIB

Transformasi Tata Kelola JIS, Pemprov DKI Segera Gandeng San Siro

15 Mei 2026 - 01:09 WIB

Trending di News