Matras News, Semarang – Marifood menggelar acara Halal Bihalal dan pengundian hadiah bagi pemenang sayembara kaos Marimas tahun 1995 yang di menangkan oleh seorang pengayuh becak asal Pekalongan Jawa Tengah.

Dalam acara halal bihalal ini. Tak hanya karyawan namun beberapa mantan karyawan dan juga pedagang Marimas turut hadir.
Dengan mengusung tema “Berbagi Rasa, Merajut Makna” Marifood berharap dapat saling mempererat silaturahmi dan semakin bermanfaat bagi banyak orang, Ustadz KH. Duri Ashari sebagai pengisi tausiah.
Tidak hanya acara halal bihalal saja namun juga ada pengundian hadiah bagi pemenang sayembara kaos tahun 1995, penghargaan bagi para mantan karyawan dan juga undian umroh untuk pedagang Marimas seduh.
Tidak hanya offline tapi acara ini juga di siarkan secara streaming melalui tiktok di akun Marifood dan Hardjanto Halim.
Baca Juga : Sayembara Berburu Kaos Marimas ’95 Berhadiah 30 Juta
Pemenang sayembara kaos Marimas tahun 1995 adalah seorang pengayuh becak asal Pekalongan bernama pak Damiri sebagai pemilik kaos namun sang anaklah yang bernama Ahmad khoiri yang mencari dan menghubungi bapak Hardjanto Halim selaku pemilik marimas.
Menurut penuturan mas Khoiri dia sedikit tidak percaya sebuah kaos di hargai 30juta, karena sewaktu sang ayah diberi kaos itu di tahun 1995 dia masih berumur 6 tahun dan sering sekali memakai kaos tersebut untuk tidur.
Tak hanya sayembara kaos tahun 1995 namun PT Marifood juga mengundi 3 orang pedagang Marimas dari berbagai daerah yang mencapai lebih dari seribu kupon undian untuk mendapatkan hadiah umroh.
Dan 3 orang yang beruntung 2 diantaranya berasal dari Bantul yogyakarta sedangkan 1 pemenang berasal dari kebumen.
Setelah pembagian hadiah acara di tutup dengan halal bihalal, seluruh karyawan staf serta keluarga pemilik marimas saling berjabat tangan dan maaf maafan.
Setelah berjabat tangan semua orang berkumpul di depan pintu dan membuat 1 kuali besar es buah dengan menggunakan Marimas dari beberapa varian rasa.