Matras News, Jember – Lions Club Jember Argopuro (LCJA) kembali menunjukkan komitmennya dalam kegiatan sosial dengan menggelar bakti sosial di Desa Wonojati, Kabupaten Jember.
Acara yang dipimpin oleh Jeffrey Wibisono V., selaku Project Officer dan Presiden Lions Club Jember Argopuro (periode 1 Juli 2024 – 30 Juni 2025), ini berfokus pada edukasi dan pemberian bantuan untuk mengatasi stunting di desa tersebut.
Dalam kegiatan ini, LCJA menggandeng Prof. Ahmad Budihardjo, CEO Galena Farm and Care dari Kota Salatiga Jawa Tengah, yang memberikan materi edukasi serta demonstrasi pengolahan Nutri Mori, suplemen yang diformulasikan khusus dari bahan Daun Kelor Bubuk untuk membantu mengatasi stunting.
Sebanyak 75 kader posyandu dan aparat PKK desa Wonojati mengikuti sesi ini untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya gizi dalam 1.000 hari pertama kehidupan anak.
Selain sesi edukasi, dilakukan pula penyerahan bantuan secara simbolis berupa suplemen Nutri Mori kepada 3 anak pengidap stunting dan 2 ibu hamil. Prof. Budi juga menyerahkan bantuan suplemen untuk 577 orang kepada 11 Pos Apel Posyandu guna memperluas dampak program ini.
Sebagai bentuk kepedulian lebih lanjut, Lions Club Jember Argopuro turut mendistribusikan 25 goodie bags berisi bahan pangan dan kebutuhan esensial untuk anak-anak stunting serta ibu hamil yang membutuhkan.
Baca Juga : Lions Club Distrik C307 B1 Adakan MBG Bersama Lansia dan Yatim Piatu
Acara ditutup dengan pembagian konsumsi kepada para kader posyandu, panitia, dan aparat PKK desa yang hadir sekaligus panitia penyelenggara.
Kegiatan ini melibatkan 12 relawan non-Lion, yang seluruhnya merupakan karyawan Java Lotus Hotel Jember, tempat di mana Presiden LCJA, Jeffrey Wibisono V., menjabat sebagai General Manager. Keikutsertaan mereka dalam kegiatan sosial ini mencerminkan sinergi antara sektor bisnis dan komunitas dalam mengatasi permasalahan sosial di daerah.
Dalam sambutannya, Jeffrey Wibisono V. menyampaikan bahwa LCJA berkomitmen untuk terus menggerakkan aksi sosial yang memberikan dampak nyata.
“Bakti sosial ini adalah langkah kecil dengan dampak besar. Dengan edukasi yang tepat dan dukungan nyata, kami berharap dapat membantu mengurangi angka stunting di wilayah ini. Kolaborasi antara komunitas, dunia usaha, dan akademisi adalah kunci keberhasilan program ini.”
Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Desa Wonojati, dengan sambutan hangat dari Ketua PKK Desa Wonojati, Ibu Eka Wulandari, yang menegaskan pentingnya sinergi antara organisasi sosial dan pemerintah dalam upaya penanganan stunting.











