Menu

Mode Gelap
Jakarta Festive Wonders 2025 Pacu Transaksi Rp15,25 Triliun Pemprov DKI Jakarta Mulai Bongkar Tiang Monorel Mangkarak Kawasan Kuningan Pemerintah Perbanyak Masa Studi SMK 4 Tahun Tingkatkan Kesiapan Kerja Lulusan Pelita Air dan Pos Logistik Indonesia Kolaborasi, Percepat Penyaluran Bantuan Kemanusiaan di Sumatra OTO Mall Exhibition Kembali Hadir di BXC 1, Pamerkan Suzuki Fronx yang Menawan Bank DBS Indonesia Salurkan Fasilitas Pembiayaan Bagi Sucden Coffee Indonesia Untuk Dorong Petani Kopi UMKM Lokal

News

Progres Pembangunan Pasar Kranji Baru Mulai Terlihat, Pekerjaan Bakal Dikebut


					Foto: Pembangunan Pasar Kranji Baru akhirnya menunjukkan progres yang signifikan. Pengecoran dan pengerjaan struktur bangunan mulai terlihat Perbesar

Foto: Pembangunan Pasar Kranji Baru akhirnya menunjukkan progres yang signifikan. Pengecoran dan pengerjaan struktur bangunan mulai terlihat

MatrasNews, Bekasi – Setelah bertahun-tahun mangkrak, pembangunan Pasar Kranji Baru akhirnya menunjukkan progres yang signifikan. Pengecoran dan pengerjaan struktur bangunan mulai terlihat, memberikan harapan baru bagi ribuan pedagang yang telah menanti kepastian.

Rosmawansyah Mahadi (Wawan), Ketua Rukun Warga Pedagang (RWP) Pasar Kranji, mewakili seluruh pedagang menyatakan bahwa pihaknya menghormati keputusan pemerintah terkait kelanjutan proyek ini.

“Kami menunggu dan menghormati keputusan pemerintah. Terakhir, kami sudah rapat bersama Pemkot, Inspektorat, dan DPRD pada Februari lalu. Pasar ini menunggu adendum, yaitu tambahan dari perjanjian kerja sama,” ujar Wawan pada, Senin 14 Juli 2025.

Majalah Matras scaled

Wawan menegaskan bahwa hak-hak pedagang, khususnya yang telah membayar uang muka (DP), harus dilindungi.

Baca Juga : Pedagang Pasar Kranji Nyusut 50 Persen, Pemkot Bekasi Dinilai Gagal Revitalisasi Pasar Kranji

Ia (wawan) memaparkan bahwa pembayaran DP oleh pedagang beragam ada yang sudah lunas, ada yang mencapai 80 persen, dan ada yang baru 50 persen.

“Yang pasti, saya mewakili seluruh pedagang menyampaikan bahwa tidak boleh ada yang dirugikan. DP yang sudah dibayar dan tercatat harus diakui, tidak boleh di-reset dari nol lagi. Itu akan sangat merugikan,” tegasnya kepada matrasnews.com.

Wawan berharap, setelah adendum dan Surat Perintah Lelang (SPL) turun, pembangunan bisa dikebut.

“Kalau melihat progres sekarang, sudah ada pengecoran. Mudah-mudahan, begitu adendum dan SPL keluar, pengerjaan dipercepat.

Menurut informasi, targetnya dua tahun selesai. Semoga bisa lebih cepat dengan pengawasan ketat dari Pemkot dan manajemen konstruksi,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa para pedagang, yang telah menunggu hampir lima tahun, sangat berharap pasar segera beroperasi.

Sementara, berdasarkan data RWP Pasar Kranji Baru, total unit yang tersedia meliputi kios, los, dan ruko sebanyak 1.972 unit.

Keberlanjutan pembangunan ini menjadi angin segar bagi pedagang yang menginginkan kepastian setelah penantian panjang.

“Kami senang melihat progres ini. Ini adalah harapan baru bagi kami,” pungkas Wawan.

Dengan adanya perkembangan terbaru ini, diharapkan Pasar Kranji Baru segera rampung dan menjadi pusat perekonomian baru yang mendukung roda perputaran usaha di Bekasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemprov DKI Jakarta Mulai Bongkar Tiang Monorel Mangkarak Kawasan Kuningan

15 Januari 2026 - 01:24 WIB

Pemprov DKI Jakarta Mulai Bongkar Tiang Monorel Mangkarak Kawasan Kuningan

Wapres Gibran Dorong Penguatan Program Pariwisata Berkelanjutan Saat Pimpin Rakornas Kepariwisataan 2026

14 Januari 2026 - 02:16 WIB

Wapres Gibran Dorong Penguatan Program Pariwisata Berkelanjutan Saat Pimpin Rakornas Kepariwisataan 2026

RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi Bantah Pemberitaan Terancam Gulung Tikar

14 Januari 2026 - 01:58 WIB

RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi Bantah Pemberitaan Terancam Gulung Tikar

PDIP Resmi Luncurkan Barata, Maskot Banteng Terbaru Simbol Kedekatan dengan Rakyat

13 Januari 2026 - 13:50 WIB

Screenshot 20260113 014243 copy 1080x712 1

Rusunawa Pulo Gebang Jadi Rumah Baru 73 Kepala Keluarga

13 Januari 2026 - 01:28 WIB

Rusunawa Pulo Gebang Jadi Rumah Baru 73 Kepala Keluarga
Trending di News
error: Matras News
Majalah Matras