Menu

Breaking News

Bisnis

Shinta Kamdani: Konsep Indonesia Incorporated Kunci Hadapi Ketidakpastian Global

badge-check

Shinta Kamdani: Konsep Indonesia Incorporated Kunci Hadapi Ketidakpastian Global Perbesar

MatrasNews, Jakarta – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Shinta Kamdani, menekankan pentingnya membangun strategi kolektif berbasis konsep “Indonesia Incorporated” untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan ketahanan ekonomi nasional di tengah gejolak global.

Hal tersebut disampaikannya dalam forum diskusi “Meet The Leaders” yang diselenggarakan Universitas Paramadina di Auditorium Benny Subianto, Kampus Kuningan, Jakarta, baru-baru ini.

“Indonesia Incorporated bukan sekadar gotong royong, tapi lebih dari itu. Setiap elemen bangsa adalah pemegang saham yang punya hak untuk didengar dan kewajiban untuk membesarkan ‘korporasi’ Indonesia agar sukses,” tegas CEO Sintesa Group tersebut.

Shinta memaparkan sejumlah tantangan struktural yang serius. Pada 2024, diperkirakan terdapat kesenjangan lapangan kerja hingga 7,8 juta orang. Ia juga menyoroti kualitas SDM yang belum memadai, dimana hanya 26% pelaku usaha yang menilai tenaga kerja sesuai kebutuhan industri.

“Mayoritas tenaga kerja masih berpendidikan SD (36,5%), sementara lulusan S1 hanya 12%,” ujarnya.

Persoalan lain adalah dominasi sektor informal yang hampir 60%, didominasi oleh UMKM. Shinta membedakan antara UMKM dan wirausaha sejati (entrepreneur). Menurutnya, hanya 3,5% populasi Indonesia yang merupakan entrepreneur, angka yang jauh di bawah Thailand (4,8%) dan Singapura (11-12%).

“Peningkatan jumlah wirausaha sejati yang inovatif adalah kunci menciptakan lapangan kerja berkualitas,” tuturnya.

Shinta berharap Indonesia ke depan menjadi negara yang maju dalam karya, adil dalam kesempatan dengan meningkatkan partisipasi angkatan kerja perempuan yang masih rendah (56,42%) hijau dalam alam, dan bersatu dalam keragaman.

Acara yang dipandu oleh ekonom Wijayanto Samirin ini juga dihadiri oleh Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, Ph.D., yang dalam sambutannya menyoroti pentingnya pertumbuhan ekonomi yang digerakkan oleh sektor industri, pertanian, dan pariwisata.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Dorong Perajin Lokal, Dekranasda Kota Bekasi Kolaborasi dengan Ibis Style Jatibening 

12 Sep 2026 - 00:05 WIB

Dorong Perajin Lokal, Dekranasda Kota Bekasi Kolaborasi dengan Ibis Style Jatibening 

Bank BSN Gencar Jaring Merchant

8 Sep 2026 - 11:02 WIB

Bank BSN Gencar Jaring Merchant

Dirut PT PGE Ahmad Yani Terpilih Sebagai Ketua Asosiasi Panas Bumi Indonesia

31 Agu 2026 - 00:31 WIB

Dirut PT PGE Ahmad Yani Terpilih Sebagai Ketua Asosiasi Panas Bumi Indonesia

Industri Halal Sumbang Rp5.000 Triliun ke Perekonomian RI

26 Agu 2026 - 01:42 WIB

Industri Halal Sumbang Rp5.000 Triliun ke Perekonomian RI

Rekor Penumpang Kereta Compartment Suite

24 Agu 2026 - 00:01 WIB

Rekor Penumpang Kereta Compartment Suite
Trending di Bisnis