Menu

Mode Gelap
Mantan Menpora Era Soeharto, H. Abdul Ghofur, Dimakamkan Secara Militer UOB Plaza Raih Sertifikat GREENSHIP Existing Building Peringkat Gold Sailun Group Resmi Beroperasi di Indonesia, Investasi Rp4 Triliun untuk Pabrik Ban di Demak Nikmati Golden Ramadan Retreat 2026 di Golden Boutique Hotel Kemayoran Prambanan Shiva Festival Perkuat Daya Tarik Destinasi Wisata Religi di Yogyakarta Material Baja Jadi Kunci Arsitektur Ramah Gempa dan Masa Depan ASEAN 

News

Wakil Gubernur DKI Buka Pekan QRIS Nasional 2025, Jakarta Kuasai 50% Pengguna QRIS


					Wakil Gubernur DKI Buka Pekan QRIS Nasional 2025, Jakarta Kuasai 50% Pengguna QRIS Perbesar

MatrasNews, Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, membuka Pekan QRIS Nasional (PQN) 2025 di Taman Literasi Martha Tiahahu, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (12/8).

Acara yang digelar Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI ini bertujuan meningkatkan literasi masyarakat tentang transaksi digital.

Rano mengaku terkejut dengan data BI yang menyebut Jakarta menyumbang 50% pengguna QRIS nasional. Capaian ini sejalan dengan upaya Pemprov DKI mendorong transformasi digital, termasuk melalui Lomba Digitalisasi Pasar 2025 yang digelar sejak Juli.

Majalah Matras scaled

“Lomba ini adalah edukasi agar masyarakat beralih ke pembayaran digital, bukan tunai. Semua berbasis kartu atau QR, bagian dari pendidikan finansial,” ujar Rano.

Ia menambahkan, Pemprov DKI gencar menyosialisasikan QRIS lewat berbagai acara besar. Potensi transaksi terus meningkat, seperti pada Jakarta International Expo (JITEX) yang tahun lalu capai Rp12 triliun dan tahun ini ditargetkan Rp14 triliun.

“Jakarta Fair dari target Rp7 triliun ternyata capai Rp9 triliun. Jakarta Great Sale bahkan melesat dari Rp14 triliun ke Rp21 triliun,” ungkapnya.

Deputi Kepala Perwakilan BI DKI Jakarta, Yosamartha, menyebut Jakarta sebagai wajah pertumbuhan ekonomi nasional dengan pertumbuhan triwulan II-2025 sebesar 5,18%, melampaui nasional (5,12%).

“Inflasi Jakarta hampir seperlima nasional. Jika kami lesu, Indonesia ikut batuk,” katanya.

Yosamartha menegaskan Jakarta adalah barometer ekonomi dan pusat inovasi digital. “Indeks daya saing digital Jakarta tertinggi nasional. Hampir semua inisiatif digital lahir di sini. Jakarta adalah game changer,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mantan Menpora Era Soeharto, H. Abdul Ghofur, Dimakamkan Secara Militer

20 Januari 2026 - 02:33 WIB

Mantan Menpora Era Soeharto, H. Abdul Ghofur, Dimakamkan Secara Militer

Prambanan Shiva Festival Perkuat Daya Tarik Destinasi Wisata Religi di Yogyakarta

20 Januari 2026 - 01:42 WIB

Prambanan Shiva Festival Perkuat Daya Tarik Destinasi Wisata Religi di Yogyakarta

Hasilkan 1,3 Ton Sampah Per Hari, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Operasikan 409 Armada

20 Januari 2026 - 01:16 WIB

Hasilkan 1,3 Ton Sampah Per Hari, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Operasikan 409 Armada

Kelurahan Jatisari Raih Posisi Ke-6 Anugerah Sri Baduga Bandung

20 Januari 2026 - 01:09 WIB

Kelurahan Jatisari Raih Posisi Ke-6 Anugerah Sri Baduga Bandung

Tim SAR Temukan Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Jenis Kelamin Perempuan

19 Januari 2026 - 23:46 WIB

Tim SAR Temukan Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Jenis Kelamin Perempuan
Trending di News
error: Matras News
Golden Boutique Hotel Kemayoran