Menu

Mode Gelap
Menhub Pastikan Infrastruktur Transportasi Siap Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026 KAI Commuter Siapkan 1.149 Perjalanan Harian untuk Angkutan Lebaran 2026 Cahaya Islam di India, Jejak Peradaban Islam di Negeri Bollywood Polsek Bekasi Selatan Salurkan Hobi Lari Remaja myBCA International Java Jazz Festival 2026 Siap Digelar, Ini Lokasinya PGE Catat All-Time High Produksi, Bukti Konsisten Memperluas Pemanfaatan Energi Panas Bumi di Indonesia

News

Wamen P2MI Tegaskan Sekolah Rakyat Sebagai Terobosan Wujudkan Pendidikan Inklusif

badge-check


					Wamen P2MI Tegaskan Sekolah Rakyat Sebagai Terobosan Wujudkan Pendidikan Inklusif Perbesar

MatrasNews, Malang – Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI) Christina Aryani menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan terobosan strategis pemerintah untuk membuka akses pendidikan yang merata dan inklusif, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Sebagai bagian dari Kabinet Merah Putih, kami memastikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto benar-benar dirasakan masyarakat. Kami ingin tahu dampak, tantangan, dan respons langsung di lapangan,” ujar Christina dalam kunjungan kerjanya ke SRMP Malang 16, Selasa (14/10/2025).

Dalam kunjungannya, Christina meninjau fasilitas sekolah dan berdialog dengan siswa. Dari 100 siswa di sekolah tersebut, banyak yang tidak mampu melanjutkan sekolah tanpa program ini. “Sekolah Rakyat memberi harapan dan mengubah hidup anak-anak Indonesia,” tegasnya.

Christina juga memotivasi siswa mengenai peluang karier di luar negeri secara legal melalui jalur pelindungan pekerja migran. Ia mencontohkan kebutuhan besar untuk guru taman kanak-kanak di Jerman. “Peluang itu terbuka lebar jika belajar sungguh-sungguh dan memiliki keterampilan yang sesuai,” ujarnya.

Komitmen KemenP2MI, lanjut Christina, adalah memperkuat pendidikan dan pelatihan untuk membuka akses kerja ke luar negeri yang aman, legal, dan bermartabat.

Dalam agenda kerja di Malang, Wamen Christina juga mengunjungi sekolah vokasi, Politeknik Pembangunan Pertanian, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, dan Universitas Brawijaya untuk membahas rencana Migran Center.

Ia menutup kunjungannya dengan menekankan bahwa pendidikan adalah kunci mobilitas sosial. “Sekolah Rakyat menjadi bukti nyata komitmen pemerintah untuk membuka jalan bagi setiap anak Indonesia agar bisa belajar, bermimpi, dan berdaya,” pungkasnya.

Kata Kunci Utama untuk SEO: Sekolah Rakyat, Christina Aryani, Wamen P2MI, Pendidikan Inklusif, Prabowo Subianto, Pekerja Migran, Peluang Karier Luar Negeri, SRMP Malang.

Baca Lainnya

Menhub Pastikan Infrastruktur Transportasi Siap Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026

12 Maret 2026 - 05:18 WIB

KAI Commuter Siapkan 1.149 Perjalanan Harian untuk Angkutan Lebaran 2026

12 Maret 2026 - 05:05 WIB

Polsek Bekasi Selatan Salurkan Hobi Lari Remaja

12 Maret 2026 - 03:30 WIB

Polsek Bekasi Selatan Salurkan Hobi Lari Remaja

Lomba Lari Ramadhan di Bekasi Jadi Primadona, Dewan Samuel Apresiasi

12 Maret 2026 - 00:33 WIB

Dorong Bibit Atlet Muda Kota Bekasi, Ketua Repdem Apresiasi Ajang Balap Lari

12 Maret 2026 - 00:10 WIB

Dorong Bibit Atlet Muda Kota Bekasi, Ketua Repdem Apresiasi Ajang Balap Lari
Trending di News