MATRASNEWS, PANDEGLANG — DAMRI mulai mengoperasikan layanan baru yang menghubungkan Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta sejak 3 Oktober 2026. Rute ini menawarkan akses transportasi langsung bagi wisatawan sekaligus memperluas pilihan mobilitas masyarakat di sepanjang jalur Banten.
Hubungkan Destinasi Wisata dan Bandara
Layanan tersebut menghubungkan Tanjung Lesung dengan Bandara Soekarno-Hatta melalui Labuan, Pandeglang, dan Rangkasbitung. DAMRI menyiapkan sejumlah titik layanan, yakni Tanjung Lesung Resort, Terminal Labuan, Terminal Kadubanen Pandeglang, dan Terminal Mandala Rangkasbitung.
Dari Tanjung Lesung menuju Bandara Soekarno-Hatta, bus berangkat pukul 04.00, 07.00, 10.00, 13.00, dan 15.00 WIB. Sementara keberangkatan dari bandara menuju Tanjung Lesung tersedia pukul 08.00, 10.00, 13.00, 15.00, dan 18.00 WIB.
Tarif perjalanan Tanjung Lesung–Bandara Soekarno-Hatta mencapai Rp175.000. DAMRI juga menyediakan perjalanan Rangkasbitung–Bandara Soekarno-Hatta dengan tarif Rp50.000.
Dorong Akses Pariwisata Banten
Pjs. General Manager DAMRI Cabang Bandara Soekarno-Hatta, Ariesna Putra Cahya, mengatakan layanan baru tersebut bertujuan memudahkan masyarakat dan wisatawan melanjutkan perjalanan dari bandara menuju Tanjung Lesung maupun sebaliknya.
“Kami ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat dan wisatawan untuk melanjutkan perjalanan dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Tanjung Lesung maupun sebaliknya,” kata Ariesna.
Menurut dia, konektivitas tersebut diharapkan membuat perjalanan wisata semakin mudah sekaligus membuka akses menuju sejumlah destinasi di Banten.
Peresmian layanan berlangsung di Marketing Gallery Tanjung Lesung. Sejumlah pemangku kepentingan hadir, antara lain Managing Director PT Banten West Java Widi Widiasmanto, Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang Mia Maulani Rizki, Area Manager Divisi Regional I Jakarta Perum DAMRI Yulianto, serta jajaran DAMRI dan mitra terkait.
Tanjung Lesung Jadi Titik Strategis
Tanjung Lesung merupakan kawasan pariwisata di Kabupaten Pandeglang yang berstatus Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Kehadiran angkutan langsung dari bandara memberi wisatawan alternatif perjalanan tanpa harus mencari moda lanjutan setelah tiba di Soekarno-Hatta.
Di sisi lain, titik layanan di Labuan, Pandeglang, dan Rangkasbitung membuat rute tersebut tidak hanya menyasar wisatawan. Masyarakat di sepanjang lintasan juga dapat memanfaatkannya untuk perjalanan antarkota maupun menuju bandara.
Tiket layanan dapat dipesan melalui aplikasi DAMRI Apps dan situs resmi DAMRI.
Langkah ini menempatkan transportasi darat sebagai bagian penting dari rantai perjalanan wisata. Pesawat mengantarkan wisatawan ke Banten, sementara DAMRI menyediakan koneksi lanjutan hingga kawasan Tanjung Lesung.
Dengan rute baru tersebut, DAMRI tidak sekadar menambah trayek. Perusahaan juga memperkuat hubungan antara simpul penerbangan, pusat permukiman, dan kawasan wisata yang selama ini membutuhkan akses transportasi lebih praktis.
Ikuti berita terkini di Google News











Komentar ditutup.