Menu

Mode Gelap

News

DPRD Kota Bekasi Minta Proyek Kabel Galian Pipa Bisa Rampung Secepatnya

badge-check


					Foto : Komisi II DPRD Kota Bekasi Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ahmad Murodi. Perbesar

Foto : Komisi II DPRD Kota Bekasi Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ahmad Murodi.

Matras News, Bekasi, ADV – Banyaknya keluhan warga terkait proyek galian kabel fiber optik hingga pipa yang menyebabkan kemacetan, ditanggapi langsung oleh anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ahmad Murodi.

Kepada matrasnews.com, Murodi menegaskan, terkait galian kabel fiber optik hingga pipa yang merupakan salah satu program prioritas nasional, memang saat ini menimbulkan masalah berupa kemacetan yang panjang apalagi jika proses pengerjaannya dilakukan pada saat jam-jam sibuk, pagi dan sore hari.

“Banyak warga yang mengeluh ke saya karena proses pengerjaannya menimbulkan kemacetan,” ujar Murodi, Rabu 4/6/2025.

iKLAN SWISSBELL BANDUNG

Kata dia, oleh karena itu, Komisi II DPRD Kota Bekasi sudah melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait untuk dimintai penjelasannya.

“Kami sudah memanggil sejumlah pihak untuk kami mintai keterangannya,” katanya.

Karena itu, pihaknya secara tegas meminta kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proyek tersebut untuk bisa menyelesaikan pekerjaannya secepatnya sebagai salah satu upaya untuk menghindari kemacetan yang terjadi.

“Yang jelas kami sebagai wakil rakyat sudah meminta mereka untuk segera menyelesaikan pengerjaannya, jangan terlalu lama, karena imbasnya terjadi kemacetan,” tegas Murodi.

Murodi pun menjelaskan, untuk pengerjaan galian pipa yang menjadi salah satu program prioritas nasional dengan proses pengerjaan hingga Agustus 2025, kami meminta agar proses penyelesaian pengerjaannya sebelum bulan Agustus.

“Contoh, galian pipa yang masuk ke dalam program nasional, dari data yang kami terima selesai pada Agustus ini. Tapi, kami minta dipercepat proses pengerjaannya sebelum bulan Agustus,” paparnya.

Untuk itu, kata Murodi, kedepannya pihaknya akan melakukan proses yang lebih ketat lagi, sehingga keluhan-keluhan warga terkait ada proyek pengerjaan tersebut tidak menimbulkan kemacetan dan hal-hal semacam itu bisa dihindari dan diantisipasi.

“Kedepannya akan kami minta lebih diperketat lagi, agar hal-hal seperti ini tidak terulang,” pungkasnya. (ADV)

Baca Lainnya

Kota Bekasi Siapkan Rp180 Miliar untuk Turunkan Kabel Bawah Tanah, Dimulai 2026

5 Desember 2025 - 02:30 WIB

WhatsApp Image 2025 12 05 at 02.27.28

Dalih Pemangkasan Transfer ke Daerah, Purbaya: Korupsi dan Belanja Tidak Efisien

5 Desember 2025 - 02:23 WIB

Dalih Pemangkasan Transfer ke Daerah Purbaya Korupsi dan Belanja Tidak Efisien

Peduli Banjir dan Tanah Longsor, Yayasan Cahaya Insan Kamil Open Donasi

5 Desember 2025 - 02:16 WIB

Peduli Banjir dan Tanah Longsor, Yayasan Cahaya Insan Kamil Open Donasi

Satgas PKH Tutup 55 Lubang Tambang Emas Ilegal di Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak

4 Desember 2025 - 16:25 WIB

1764839526366 copy 808x608

Ketua RT 02 Gugat RW 18 Cengkareng ke Pengadilan, Tuntut Transparansi Dana Warga

4 Desember 2025 - 10:52 WIB

1764818989924 copy 1993x1403
Trending di News
error: Matras News