Menu ✖

Breaking News

News

Flyover Bulak Kapal Bekasi Segera Dibangun, 32 Bidang Tanah Dibayar Pekan Depan

badge-check

Flyover Bulak Kapal Bekasi Segera Dibangun, 32 Bidang Tanah Dibayar Pekan Depan Perbesar


MATRASNEWS, BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi mempercepat pengadaan tanah untuk pembangunan Flyover Bulak Kapal. Setelah membayar ganti rugi 15 bidang tanah, pemerintah menargetkan 32 bidang lainnya menerima pembayaran pada pekan depan.

Pembayaran berlangsung di Kantor Kecamatan Bekasi Timur, Selasa (20 Oktober 2026). Dari total 76 bidang tanah yang menjadi objek pengadaan, pemerintah masih memproses bidang lainnya sesuai kelengkapan administrasi.

Kontrak Fisik Ditargetkan Awal November

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, percepatan pembebasan tanah menjadi kunci dimulainya pembangunan fisik flyover. Pemerintah kota berkoordinasi dengan Kantor Pertanahan dan masyarakat untuk memastikan proses berjalan transparan serta melindungi hak warga.

“Yang paling penting, hak masyarakat terpenuhi dan prosesnya transparan serta akuntabel, sehingga pembangunan Flyover Bulak Kapal bisa segera kita lanjutkan,” ujar Tri.

Menurut Tri, pemerintah menargetkan kontrak pekerjaan fisik dimulai pada awal November 2026. Flyover ini menjadi salah satu solusi untuk mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan Bulak Kapal, terutama di sekitar perlintasan kereta api.

Pemerintah Siapkan Bantuan bagi Warga

Pemerintah Kota Bekasi juga menyiapkan bantuan pemindahan barang dan material bangunan yang masih bisa dimanfaatkan warga. Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) serta Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) akan mendukung proses tersebut.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Bekasi Tarbarita Simorangkir menjelaskan, pembayaran ganti rugi mengacu pada hasil penilaian dan ketentuan pengadaan tanah. Pihaknya memastikan setiap pembayaran mengikuti prosedur serta memperhatikan hak masing-masing pihak.

Pembangunan Flyover Bulak Kapal diharapkan meningkatkan keselamatan pengguna jalan, mengurangi antrean kendaraan, dan memperkuat konektivitas wilayah. Kelancaran proyek ini bergantung pada penyelesaian pengadaan tanah sebelum pekerjaan fisik berjalan.

Ikuti berita terkini di Google News

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kebakaran KMP Batu Mandi di Merak, 460 Orang Dievakuasi, 11 Dirawat

21 Okt 2026 - 03:45 WIB

Kebakaran KMP Batu Mandi di Merak, 460 Orang Dievakuasi, 11 Dirawat

Greenpeace Indonesia Desak Pemerintah Serius Tangani Krisis Iklim, Biaya Hidup Makin Berat

20 Okt 2026 - 17:33 WIB

Greenpeace Indonesia Desak Pemerintah Serius Tangani Krisis Iklim, Biaya Hidup Makin Berat

Perketat Pengawasan Kendaraan ODOL di Pelabuhan Tanjung Perak

19 Okt 2026 - 11:41 WIB

Perketat Pengawasan Kendaraan ODOL di Pelabuhan Tanjung Perak

Kadinsos Dampingi Kemensos RI Open House Sekolah Rakyat Kota Bekasi

19 Okt 2026 - 00:04 WIB

Kadinsos Dampingi Kemensos RI Open House Sekolah Rakyat Kota Bekasi

Pramono Resmikan Masjid Apung An-Nur Ancol, Tampung 900 Jemaah

17 Okt 2026 - 00:11 WIB

Pramono Resmikan Masjid Apung An-Nur Ancol, Tampung 900 Jemaah
Trending di News