Menu

Mode Gelap
Anim Imamuddin Ajak Warga Jatisampurna Rawat Tradisi Babaritan Sedekah Bumi IFBEX 2026 Hadir di Bekasi, Dorong Peluang Usaha Franchise dan Kemitraan Grand Final ASIED 2026: Ketika Esports Jadi Jembatan Talenta Digital Indonesia-AS Rapsodia Nusantara 10 Pianis Remaja Raih Juara di Kansas City Polres Metro Bekasi Kota Amankan 69 Pelaku Curanmor dan Begal Kemlu Kerek Strategi Pelindungan PMI: RAN jadi Fondasi Diplomasi Global

Info Akademia

Gencarkan Bisnis Pangan, Platform SkolahPangan Diluncurkan

Gencarkan Bisnis Pangan, Platform SkolahPangan Diluncurkan Perbesar

MATRAS NEWS – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan, meluncurkan Program  Kolaborasi Ayo Bisnis Pangan di Politeknik Negeri Lampung Platform SkolahPangan. Program ini bertujuan mencetak wirausaha baru di sektor pangan melalui kolaborasi lintas sektor, melibatkan perguruan tinggi, pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat.

Sebagai tulang punggung program, diluncurkan platform digital SkolahPangan.com yang menyediakan modul pelatihan, bootcamp, mentoring, serta akses jaringan bisnis. Zulkifli Hasan menegaskan, “Ini adalah kesempatan bagi generasi muda untuk membangun bisnis pangan yang berdaya saing dan berdampak nasional.”

Program ini mencakup enam pilar utama, Edukasi dan pelatihan melalui SkolahPangan.com, Inkubasi dan akselerasi bisnis, Pembiayaan dan fasilitas investasi, Pameran dan akses pasar, Komunitas dan branding, Komunikasi publik via talk show.

Dr. Handito Joewono, Ketua Tim Koordinasi Ayo Bisnis Pangan, menyatakan bahwa 1.000 beasiswa telah disiapkan bagi pemuda Indonesia untuk mengikuti pelatihan di platform tersebut. Lebih dari 20 mitra strategis, termasuk Politeknik Negeri Lampung, Universitas Negeri Jakarta, dan Universitas Jenderal Soedirman, turut mendukung inisiatif ini.

“Kami ingin menciptakan ekosistem bisnis pangan yang inklusif, dari hulu ke hilir,” ujar Handito. Dengan potensi Indonesia sebagai lumbung pangan global, program ini diharapkan mampu melahirkan ribuan wirausaha baru yang siap berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

60 Ribu Calon Mahasiswa Baru Tidak Daftar Ulang

17 Juli 2026 - 07:41 WIB

Manusia di Zaman Edan: The Lead Institute Paramadina Bahas Kritik Herbert Marcuse dan Cak Nur

9 Juli 2026 - 00:09 WIB

Ketimpangan Pendidikan Tinggi: Rektor Paramadina Sebut PTN “Menindas” PTS

9 Juli 2026 - 00:08 WIB

Ketimpangan Pendidikan Tinggi: Rektor Paramadina Sebut PTN "Menindas" PTS

Misteri Kuota SMPN 1 Sukaraja Bogor: 33 Siswa Gugur, Data Ditutup Rapat, Disdik Bungkam

9 Juli 2026 - 00:05 WIB

Revisi UU Sisdiknas, Wajib Belajar 13 Tahun dan Penguatan Anggaran Pendidikan

9 Juli 2026 - 00:03 WIB

Trending di Info Akademia