Menu

Mode Gelap
Kokola Luncurkan Produk Eksklusif di Jakarta Fair 2026 Pawai 1 Muharram di Kota Bekasi Diwarnai Kampanye Anti Korupsi Hasil Pertandingan Piala Dunia Belanda Ditahan Imbang Jepang 2-2 Hotel GranDhika Pemuda Semarang Hadirkan Promo Liburan Sekolah Mendag Kumpulkan CEO Manufaktur SpaceX Patok Harga IPO Rp2,4 Juta per Saham, Terbesar di AS

News

Geram! Ketua Pemuda Pancasila Kota Bekasi Tanggapi Soal Satgas Anti Premanisme

badge-check


					Matras News/FOTO : Ketua MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Bekasi, Ariyes Budiman Perbesar

Matras News/FOTO : Ketua MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Bekasi, Ariyes Budiman

Matras News, Bekasi – Rencana Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akan membentuk Satgas Anti Premanisme, menuai kritikan keras dari Ketua MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Bekasi, Ariyes Budiman.

Kepada matrasnews.com, Ariyes sapaan akrabnya menegaskan terkait pembentukan Satgas oleh Gubernur Jawa Barat, pada dasarnya bagus. Hanya saja, jika pembetukan satgas tersebut untuk membubarkan ormas, maka sangatlah tidak kami restui.

“Pada dasarnya MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Bekasi sangatlah menolak jika pembentukan Satgasnya hanya untuk membubarkan ormas,” tegas Ariyes saat ditemui di kantor MPC PP Kota Bekasi, Kamis 17/4/2025.

Lanjut Ariyes, dirinya pun mencontohkan keberadaan Pemuda Pancasila (PP) Kota Bekasi yang selalu menjalin koordinasi dan komunikasi dengan Tiga Pilar dalam melakukan kegiatan.

“Sebagai contoh, kami selalu menjalin komunikasi dengan Tiga Pilar,” singkatnya.

Dalam hal ini, Ariyes juga menekankan oknum preman seperti apa dan bagaimana yang dituduhkan oleh Gubernur Jawa Barat tersebut

“Bagaimana yang preman kaya apa gitu. Tahu ga dia yang preman,” sambungnya.

Meskipun demikian, dirinya menekankan pembentukan satgas tersebut harus sesuai dengan apa yang diinginkan masyarakat dan sesuai dengan organisasi.

“Ya, kalau ga sesuai, sama saja dia dengan mencari dan terjadi benturan dan diatas langit masih ada langit,” paparnya.

Dirinya juga berharap dan berpesan kepada Gubernur Jawa Barat agar jika berstatement yang menimbulkan pro-kontra di masyarakat.

“Jangan menganggap benar terus. Karena yang benar hanya Tuhan dan malaikat,” pungkasnya.

 

Baca Lainnya

Pawai 1 Muharram di Kota Bekasi Diwarnai Kampanye Anti Korupsi

15 Juni 2026 - 21:12 WIB

Pawai 1 Muharram di Kota Bekasi Diwarnai Kampanye Anti Korupsi

Mayjen TNI, Purn TB Hasanuddin: Pengerahan Komcad untuk Demo Tak Tepat

15 Juni 2026 - 00:43 WIB

Pajak Makanan 10% Diberlakukan di Bantul Mulai September

14 Juni 2026 - 03:53 WIB

Dua Elang Jawa Dilepasliarkan di Megamendung

14 Juni 2026 - 03:40 WIB

Respons Cepat Laporan Warga, Camat Jatiasih Pimpin Aksi ‘Jumat Tali Kasih

12 Juni 2026 - 12:42 WIB

Trending di News