Menu ✖

Breaking News

News

Imam Sofyan, Intelektual Kaum Muda, Menitipkan Harapan untuk Prabowo

badge-check

Imam Sofyan, Intelektual Kaum Muda, Menitipkan Harapan untuk Prabowo Perbesar

Matras News, Jakarta — DR, Imam Sofyan, MSi mengungkapkan, sungguh mengagetkan, jika gagasan yang baik tidak bisa diterima. Sedangkan gagasan yang irasional dapat diterima, bahkan disanjung. Bagaimana mungkin Kita mau membangun, tapi tidak bisa berpikir secara akal sehat.

Oleh sebab itu Indonesia, sangat membutuhkan orang – orang yang punya idealisme, tapi belum saat nya. Hal itu disampaikan, DR, Imam Sofyan,MSi kepada Matras news com, di Jakarta, pada Minggu 10 November 2024.

Menurut Imam Sofyan, jika benar, idealisme itu masih ” bersenyawa” dengan suara – suara hati yang lapar (?), maka Saya pastikan, bahwa kesinambungan membangun negeri ini dapat tercapai.

Artinya, pertarungan idealisme saat ini, memang dibiarkan “termakan” oleh “tinta cap naga”, karena hasil “penjualan” idealisme telah terpapar oleh Virus Provosal.

Dengan begitu, ujar Imam Sofyan, kondisi saat ini, Indonesia sangat membutuhkan mereka yang berdedikasih tinggi, untuk bergerak bersama membangun negeri ini, bukan sekedar menonjolkan gelar sarjana demi pragmatis semata.

Lebih lanjut, Imam Sofyan, mengatakan, berbicara soal semangat Nusantara, itu sama artinya semangat yang bertumpuh pada pragmatisme provosal.

Oleh sebab itu, Saya harus mengatakan, bahwa untuk membangun bangsa ini, Kita membutuhkan nilai dasar idealisme, perlu ada kesadaran Intelektual pada diri sendiri, tutur Imam Sofyan.

Jika Kita tidak punya nilai, maka idealisme yang kita miliki, bisa “tergadai”. Imam Sofyan, menambahkan, bahwa bangsa ini sedang mengalami “loos generation”. – Artinya, belakangan ini, konsolidasi sebagai sebuah bangsa, telah gagal di tingkat pengkaderan.

Tetapi dibelahan lain, Saya melihat, masih ada orang – orang yang punya idealisme, berjuang untuk kepentingan rakyat. Misalnya, gerakan intelektual berbasis idealisme untuk perubahan, sekelas Adian Naputulu, juga seperti Prabowo Subianto, konon katanya, (Prabowo– red ) masih punya “Nyawa” mementingkan nasib rakyat.

Maka Kita harapkan, agar kebijakan Pemerintah Prabowo, kedepan, tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama dimasa Pemerintahan Jokowi, ujar Imam Sofyan.

Oleh karena itu, idealisme dan pergerakan yang di bangun Prabowo, jangan sampai hancur akibat orang-orang disekelilingnya, masih butuh “oksigen”, karena lebih banyak laparnya.

Lebih lanjut, Imam Sofyan, mengatakan, Indonesia kaya dengan swasembada, oleh sebab itu, Indonesia tidak perlu swasembada pangan, Sawah ada dimana – mana, sumber daya alam “terbentang” dimana – mana, lalu kenapa Kita lapar (?), itu artinya, ada sesuatu yang keliru.

Ketelodoran dilingkaran kekuasaan inilah, mereka, pejabat hidup sebagai manusia, tetapi mereka tidak punya nilai apa-apa!.

Lebih tegas, Imam Sofyan, Doktor Muda, yang baru saja dikukuhkan secara aklamasi, sebagai Ketua Umum Forum Muda Doktor Indonesia, pada 10 November di Bandung ini, mengatakan, bahwa banyak yang terjadi pada mental pejabat, terkait dengan hilangnya kesadaran sebuah nilai, bahkan termasuk partai politik “terhipnotis” seperti itu.

Maka langkah saat ini, ujar Imam Sofyan, membutuhkan keseriusan. Dengan begitu, maka keseriusan itu instrumentnya, adalah Kita bicara soal keadilan, bukan untuk kepentingan pribadi tetapi untuk kepentingan bangsa.

Ketika ditanya wartawan, terkait, apakah masih ada pejabat yang “ber-aroma” mementingkan diri sendiri ( ? ).

Menurut Imam Sofyan, sangat meyakini betul, masih ada pejabat di negeri ini, arogan, amoral, hanya pentingkan diri sendiri, bahkan mereka yang bergelar Profesor sekalipun.

Dengan demikian, Imam mengatakan, hari ini, Indonesia harus mengembalikan pungsi sains, ilmu pengetahuan sebagai dalil kebenaran.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Rieke Diah Pitaloka Kecam Korupsi Dana Bencana BNPB, Desak Pengusutan Menyeluruh

15 Okt 2026 - 00:25 WIB

Rieke Diah Pitaloka Kecam Korupsi Dana Bencana BNPB, Desak Pengusutan Menyeluruh

Populasi Satwa Liar Dunia Turun 73 Persen, Mampukah Indonesia Menyelamatkan Habitat?

15 Okt 2026 - 00:24 WIB

Populasi Satwa Liar Dunia Turun 73 Persen, Mampukah Indonesia Menyelamatkan Habitat?

KPK Tetapkan Adik Kepala BNPB dan Empat Orang Lain sebagai Tersangka Korupsi Dana Kebencanaan

15 Okt 2026 - 00:23 WIB

KPK Tetapkan Adik Kepala BNPB dan Empat Orang Lain sebagai Tersangka Korupsi Dana Kebencanaan

DPRD DKI Jakarta Tampung Aspirasi Ojol

15 Okt 2026 - 00:22 WIB

DPRD DKI Jakarta Tampung Aspirasi Ojol

DPRD DKI Usulkan Jukir Liar Dijerat Pidana Pemerasan

15 Okt 2026 - 00:21 WIB

DPRD DKI Usulkan Jukir Liar Dijerat Pidana Pemerasan
Trending di News