MATRASNEWS, BEKASI – Ketua Repdem Kota Bekasi, Jeffry Hendratmo, mengajak pengusaha dan Pemerintah Kota Bekasi memperkuat kepedulian terhadap penyandang disabilitas, khususnya anak-anak yang menempuh pendidikan di sekolah luar biasa (SLB).
Jeffry mendorong program bapak dan ibu asuh bagi penyandang disabilitas. Menurut dia, kolaborasi pemerintah dan dunia usaha dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan, fasilitas belajar, serta pendampingan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
SLB Butuh Perhatian dan Fasilitas Setara
Jeffry juga meminta pemerintah memberikan perhatian khusus kepada SLB di Kota Bekasi. Ia menilai sekolah tersebut membutuhkan fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar yang memadai, sebagaimana sekolah formal lainnya.
“Sudah waktunya kita peduli dengan anak-anak hebat. Mereka punya hak yang setara dengan kita,” ujar Jeffry.
Ia menekankan bahwa kepedulian terhadap penyandang disabilitas tidak cukup berhenti pada dukungan moral. Pemerintah, pengusaha, dan masyarakat perlu mengambil peran nyata agar anak-anak memperoleh kesempatan belajar dan berkembang secara optimal.
Kolaborasi Jadi Kunci Pendidikan Inklusif
Gagasan orang tua asuh dapat menjadi salah satu langkah untuk memperluas dukungan bagi anak-anak disabilitas. Melalui kolaborasi tersebut, pihak swasta dapat berkontribusi dalam penyediaan sarana belajar, alat bantu, maupun kebutuhan pendidikan lainnya.
Namun, pelaksanaannya membutuhkan mekanisme yang jelas agar bantuan tepat sasaran dan berkelanjutan. Pemerintah Kota Bekasi juga perlu memetakan kebutuhan setiap SLB sebagai dasar penyusunan program dan alokasi dukungan.
Dorongan Jeffry menegaskan pentingnya menempatkan hak pendidikan anak disabilitas sebagai tanggung jawab bersama. Kesetaraan bukan sekadar memberikan kesempatan bersekolah, melainkan memastikan setiap anak memperoleh fasilitas dan dukungan sesuai kebutuhannya.
Ikuti berita terkini di Google News











Komentar ditutup.