MATRASNEWS, BEKASI – Memasuki usianya yang ke-17, LSM Solidaritas Masyarakat Bekasi (SOMASI) berkomitmen mendukung pelestarian budaya tradisional Indonesia dengan mengedepankan kearifan lokal.
Dengan mengusung tema ‘Kreativitas Seni dan Budaya’, perayaan milad LSM SOMASI Bekasi yang diselenggarakan di GOR Yan’s Rasyad Kota Bekasi tampak meriah dengan perlombaan solo vocal, mewarnai, tari tradisional hingga paduan suara oleh siswa tingkat PAUD, TK, SD, SMP, SMA-SMK hingga sederajat, Sabtu 12/11/2025.
Kepada Matrasnews.com, Ketua Umum LSM SOMASI Bekasi, Budi Ariyanto menuturkan, di usianya yang ke-17 atau sweet seventeen, LSM SOMASI mencoba merubah kebiasaan peringatan hari jadinya melalui kegiatan yang positif, berupa mencari bakat atau bibit potensial generasi muda Kota Bekasi melalui beberapa even perlombaan.
“Biasanya setiap tahun milad LSM SOMASI Bekasi kami selenggarakan dengan kaderisasi, tapi kali ini kami rubah dengan mencari bibit potensial generasi muda di bidang seni dan budaya dengan tetap mengedepankan kearifan lokal,” terang Budi.
Diakui Budi, dengan mengusung tema tersebut, LSM SOMASI sadar betul bahwa putra putri Kota Bekasi membutuhkan sebuah wadah berkreasi dalam menunjukan minat serta bakatnya.
“Melihat latarbelakang itukan, kami mengajak putra putri Kota Bekasi untuk menunjukan keahlian mereka disejumlah bidang yang diperlombakan pada milad LSM SOMASI kali ini,” paparnya tegas.
Lanjut Budi menjelaskan, untuk tari tradisional yang diperlombakan, para peserta wajib membawakan tarian budaya daerah dan untuk solo vocal serta paduan suara, mereka memperlombakan lagu nasional ditambah lagu daerah, sedangkan untuk tingkat PAUD dan SD, mereka bisa mengikuti lomba mewarnai.
“Ada beberapa kategori lomba yang peserta wajib ikuti pada even Kreativitas Seni dan Budaya kali ini, dan hal ini juga didasari pada tingkat pendidikan mereka,” katanya.
Budi berharap, melalui milad LSM SOMASI Bekasi yang diisi dengan beragam lomba, para putra putri di Kota Bekasi bisa terhindar dari kegiatan yang negatif, sekaligus menekuni hobinya tersebut agar bisa mengukir prestasi.
“Yang jelas, kami mengajak agar putra putri Kota Bekasi ini bisa terhindar dari hal-hal yang berbau negatif. Dan kami berkomitmen untuk terus menyediakan wadahnya,” janji Budi.
Dengan mengedepankan prinsip Gerak Tanpa Ragu, LSM SOMASI Bekasi menekankan agar putra putri Kota Bekasi selain berprestasi di bidang akademik, mereka juga bisa mengukir prestasi di bidang seni dan budaya.
“LSM SOMASI Bekasi ingin menunjukan selain sebagai pekerja sosial, kami juga memperhatikan pelestarian seni dan budaya. LSM SOMASI Bekasi Gerak Tanpa Ragu,” pungkas Budi.
Cek Berita lain di Google News











