MATRASNEWS, JAKARTA – Kementerian Perhubungan dan Kementerian Agama bersinergi menyiapkan angkutan Lebaran 2026. Salah satu langkah konkret yang dihasilkan adalah pemanfaatan masjid di jalur mudik sebagai tempat istirahat atau rest area bagi pemudik.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bertemu Menteri Agama Nasaruddin Umar di Kantor Pusat Kementerian Agama, Jakarta, Senin (23/2). Audiensi itu membahas kesiapan penyelenggaraan mudik serta potensi pergerakan masyarakat yang diperkirakan mencapai 143 juta orang.
Menhub Dudy meminta dukungan Kemenag untuk menyiapkan masjid-masjid di sepanjang jalur mudik, terutama bagi pemudik pengguna kendaraan pribadi dan sepeda motor. Fasilitas dasar seperti area parkir, toilet, air bersih, penerangan, dan ruang istirahat diharapkan tersedia di rumah ibadah tersebut.
“Melalui pemanfaatan masjid yang berada di jalur mudik, kami berharap masyarakat dapat beristirahat dengan nyaman selama perjalanan,” ujar Menhub Dudy.
Selain masjid, Kemenhub juga menyiapkan terminal dan jembatan timbang sebagai titik istirahat tambahan.
Menhub menekankan pentingnya sinergi kedua kementerian karena mudik tak hanya soal mobilitas massal, tetapi juga memiliki dimensi spiritual dan sosial yang kuat. “Ini merupakan sinergi yang sangat baik mengingat momentum Idulfitri memiliki makna mendalam bagi masyarakat,” katanya.
Berdasarkan survei potensi pergerakan, sekitar 66 persen responden bertujuan mudik dan bersilaturahmi ke kampung halaman. Pemerintah tetap mengantisipasi lonjakan karena realisasi tahun lalu mencapai 154 juta orang, lebih tinggi dari prediksi awal.
Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.











Komentar ditutup.