Menu ✖

Breaking News

Info Akademia

Perempuan Paramadina Dorong Peran Strategis dalam Pembangunan Berkelanjutan

badge-check

Perempuan Paramadina Dorong Peran Strategis dalam Pembangunan Berkelanjutan Perbesar


Wakil Rektor Bidang Penjaminan Mutu dan Kemitraan Universitas Paramadina, Prof. Dr. Iin Mayasari, mengatakan forum tersebut menjadi ruang memperkenalkan dan memperkuat eksposur dosen perempuan Paramadina sekaligus mendorong kontribusi perempuan dalam agenda SDGs.

“Di tengah berbagai tantangan global yang kita hadapi saat ini mulai dari krisis iklim hingga kesenjangan sosial, perempuan itu hadir bukan lagi sebagai objek melainkan sebagai aktor utama pencipta perubahan atau agents of change,” ujar Iin.

Dr. Devi Wulandari, M.Sc., Ketua Program Studi Magister Psikologi Universitas Paramadina, menyoroti peran perempuan membangun keluarga sehat. Pemberdayaan perempuan perlu didukung lingkungan keluarga dan pasangan agar perempuan menjalankan peran optimal tanpa mengabaikan kesehatan diri.

Dr. Rizki Damayanti, Ketua Program Studi Hubungan Internasional Universitas Paramadina, mengangkat keterlibatan perempuan menghadapi perubahan iklim. Perempuan tidak cukup dipandang sebagai kelompok terdampak, tetapi harus diberi ruang menentukan solusi .

“Pemberdayaan perempuan itu jangan ditempatkan sebagai agenda tambahan dalam SDGs, tapi justru ini harus merupakan cross cutting factor karena ini nanti satu proses pemberdayaan perempuan itu akan memperkuat berbagai tujuan pembangunan berkelanjutan,” ungkap Rizki.

Dosen Teknik Informatika Universitas Paramadina, Wahyuningdiah Trisari H.P., M.TI, membahas tantangan perempuan di bidang teknologi: stereotip gender, beban ganda, kesenjangan upah, dan keterbatasan posisi kepemimpinan. Ia mendorong pendidikan STEM, lingkungan kerja ramah keluarga, literasi digital, serta peningkatan peran perempuan dalam pengambilan kebijakan.

Dr. Tatik Yuniarti, M.I.Kom, Dosen Magister Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina, menekankan pentingnya peran perempuan dalam perubahan sosial dan aksi lingkungan, termasuk pengelolaan sampah berbasis komunitas. Ia mencontohkan bank sampah yang banyak dipelopori perempuan dan pentingnya komunikasi partisipatif membangun kesadaran lingkungan.

Dalam kepemimpinan, Dr. Siti Nurjanah, MM, Dosen Magister Manajemen Universitas Paramadina, menegaskan pentingnya kepemimpinan berbasis empati. “Ketika kita merefleksikan menjadi seorang pemimpin itu juga harus memiliki empati. Kalau sebagai contoh kita sebagai dosen itu juga harus mengasuh dengan humanis, ing ngarso sung tulodo,” ujarnya.

Webinar ini mendorong pemberdayaan perempuan tidak berhenti pada wacana kesetaraan, melainkan diwujudkan melalui akses pendidikan, kesehatan, teknologi, lingkungan, sumber daya, serta ruang pengambilan keputusan. Forum ini diharapkan menjadi ruang dialog melahirkan gagasan dan kolaborasi membangun masyarakat tangguh dan berkelanjutan.

 

Ikuti berita terkini di Google News

 

 

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

IA-ITB Papua–Papua Barat: Kekayaan Mineral dan Migas Harus Dongkrak Kesejahteraan

22 Okt 2026 - 00:21 WIB

IA-ITB Papua–Papua Barat: Kekayaan Mineral dan Migas Harus Dongkrak Kesejahteraan

Universitas Paramadina Soroti Komunikasi Empati Pemerintahan Prabowo-Gibran

20 Okt 2026 - 07:50 WIB

Universitas Paramadina Soroti Komunikasi Empati Pemerintahan Prabowo-Gibran

Raffles Jakarta Rayakan Kelulusan 120 Wisudawan Bertajuk PRISM 2026

16 Okt 2026 - 17:33 WIB

Raffles Jakarta Rayakan Kelulusan 120 Wisudawan Bertajuk PRISM 2026

Gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dan 11 Jakarta Dirancang Ramah Disabilitas

6 Okt 2026 - 12:06 WIB

Gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dan 11 Jakarta Dirancang Ramah Disabilitas

Dibalik Anak Hebat Penuh Cerita ada SLB Patriot Kota Bekasi dan Wajah Pendidikan Inklusif

30 Sep 2026 - 12:45 WIB

Dibalik Anak Hebat Penuh Cerita ada SLB Patriot Kota Bekasi dan Wajah Pendidikan Inklusif
Trending di Info Akademia