Menu

Breaking News

Bisnis

PGE Raih 13 Penghargaan ENSIA 2026

badge-check

PGE Raih 13 Penghargaan ENSIA 2026 Perbesar


MATRASNEWS, JAKARTA – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) meraih 13 penghargaan pada kategori Paper Inovasi Lingkungan dan Inovasi Sosial dalam ajang Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026 yang diadakan oleh PT Sucofindo (Persero) di Bali.

Capaian tersebut terdiri atas empat penghargaan Platinum, lima Gold, tiga Silver, dan satu penghargaan Inovasi Khusus. Penghargaan diraih lima wilayah operasi PGE, yakni Area Kamojang, Karaha, Lahendong, Lumut Balai, dan Ulubelu, dengan topik mulai dari penurunan emisi, efisiensi air, pengelolaan sampah, perlindungan keanekaragaman hayati, hingga inovasi sosial.

Penghargaan diberikan atas inovasi yang dinilai berdampak nyata, dapat diukur, dan melibatkan masyarakat secara langsung, sejalan dengan tema ENSIA 2026, “Innovation for Sustainable Business and Resilient Community”. Sebagian besar program yang diajukan PGE merupakan inisiatif yang telah berjalan di wilayah operasi dan dikembangkan bersama warga setempat.

Menurut Direktur Utama PGE Ahmad Yani, capaian ini menandakan upaya keberlanjutan perusahaan berjalan beriringan dengan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasi.

“Bagi kami, keberlanjutan tidak terpisah dari bisnis energi bersih, karena keduanya berjalan bersamaan. PGE tumbuh dari, bersama, dan untuk Indonesia, dan itu terlihat dari cara panas bumi bekerja, bukan di kota besar, melainkan langsung di daerah,” kata Ahmad Yani dalam keterangan resminya.

“Di sanalah manfaatnya dirasakan nyata, mulai dari lapangan kerja dan peningkatan nilai produk lokal, hingga kontribusi terhadap pembangunan daerah dan ketahanan energi nasional,” sambungnya.

Ahmad Yani menambahkan, sebaran penghargaan di lima area menunjukkan program lingkungan dan sosial PGE berjalan merata, tidak terpusat di satu lokasi. Panas bumi punya karakter yang memungkinkan terciptanya multiplier effect konkret di daerah. Selain memasok listrik base load yang bersih, panas bumi membuka pemanfaatan langsung (direct use) untuk pertanian, pengolahan hasil panen, dan usaha mikro masyarakat.

Sejumlah program pemberdayaan PGE yang memanfaatkan energi panas bumi telah berjalan di berbagai wilayah operasi, antara lain pengeringan hasil pertanian, rumah kaca geothermal, hingga pengolahan kopi yang produknya menjangkau pasar ekspor dan melibatkan ratusan keluarga petani.

PGE akan melanjutkan replikasi program-program yang telah terbukti berjalan ke wilayah operasi lain, memperkuat pengukuran dampak sosial dan lingkungan, serta memperluas pemanfaatan langsung panas bumi agar manfaatnya menjangkau lebih banyak masyarakat.

Ahmad Yani juga menyampaikan apresiasi kepada PT Sucofindo (Persero) selaku penyelenggara ENSIA 2026, serta kepada dewan juri, mitra masyarakat, dan pemerintah daerah di sekitar wilayah operasi.

“Terima kasih kepada Sucofindo yang konsisten menyediakan ruang bagi perusahaan untuk saling belajar soal inovasi lingkungan dan sosial. Penghargaan ini kami terima sebagai catatan bahwa arah yang kami tempuh sudah tepat, sekaligus pengingat bahwa masih banyak yang bisa dikerjakan bersama masyarakat,” tutup Ahmad Yani.

 

Ikuti berita terkini di Google News

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Dorong Perajin Lokal, Dekranasda Kota Bekasi Kolaborasi dengan Ibis Style Jatibening 

12 Sep 2026 - 00:05 WIB

Dorong Perajin Lokal, Dekranasda Kota Bekasi Kolaborasi dengan Ibis Style Jatibening 

Bank BSN Gencar Jaring Merchant

8 Sep 2026 - 11:02 WIB

Bank BSN Gencar Jaring Merchant

Dirut PT PGE Ahmad Yani Terpilih Sebagai Ketua Asosiasi Panas Bumi Indonesia

31 Agu 2026 - 00:31 WIB

Dirut PT PGE Ahmad Yani Terpilih Sebagai Ketua Asosiasi Panas Bumi Indonesia

Industri Halal Sumbang Rp5.000 Triliun ke Perekonomian RI

26 Agu 2026 - 01:42 WIB

Industri Halal Sumbang Rp5.000 Triliun ke Perekonomian RI

Rekor Penumpang Kereta Compartment Suite

24 Agu 2026 - 00:01 WIB

Rekor Penumpang Kereta Compartment Suite
Trending di Bisnis