Advertisement Section
Polemik Jakarta International Stadium yang Tidak Berstandar Internasional Bung Towel Kata Siapa

Polemik JIS yang Tidak Berstandar Internasional, Bung Towel: Kata Siapa?

Matras News – Perhelatan event olah raga terbesar Piala Dunia U-17, di perkirakan akan di gelar di Indonesia. Sebagai tuan rumah, Indonesia menyiapkan beberapa Stadium yang bertaraf Internasional, sesuai dengan ketentuan FIFA salah satunya Jakarta Internasional Stadium (JIS).

Jakarta Intenational Stadium dikabarkan tidak berstandar Internasional dengan ketentuan FIFA.

Atas polemik hal tersebut, pengamat sepak bola Tommy Welly atau akrab dikenal Bung Towel membantah kalau Jakarta International Stadium (JIS) itu stadion yang tidak masuk kelas standar internasional.

“Kata siapa ya? JIS tidak memenuhi standar FIFA.

Berdasarkan penjelasan dari Bung Towel terkait JIS, FIFA memang memiliki standar tersendiri dalam menentukan lapangan sepak bola yang layak untuk dijadikan perhelatan tingkat Internasional.

Salah satunya adalah kriteria rumput lapangan sepak bola, yang kini diributkan banyak orang karena dianggap tak sesuai standar FIFA seperti polemik JIS.

“FIFA mengkategorikan rumput tiga. Seratus persen rumput alami, hybrid seperti di JIS, lalu sintetis murni seratus persen,” kata Bung Towel dikutip oleh tim bandung.suara.com dari kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP, Kamis (6/7/2023).

Rumput hybrid memiliki perbandingan 5 persen sintetis dan 95 persen alami. Sedangkan JIS, saat ini menggunakan rumput hybrid, seperti yang digunakan pada Stadion Allianz Arena yang tak lain markas besar klub Bayern Munchen juga menggunakan rumput kategori tersebut.

Bung Towel lantas menjelaskan bahwa ada tiga kategori rumput lapangan sepak bola menurut standar FIFA.

Menurutnya, JIS adalah stadion paling realistis untuk dijadikan tempat event olah raga besar seperti Piala Dunia U-17.

Tommy menerangkan JIS sudah memenuhi kualifikasi stadion yang memenuhi standar FIFA. Bahkan, konsultan perancang desain stadion itu adalah Buro Happold, perusahaan konsultan yang bukan kelas kacangan dan telah berpengalaman puluhan tahun di dunia,” katanya.

“Buro Happold itu konsultan Inggris yang membangun stadionnya Tottenham Hotspurs dan konsultan stadion di Piala Dunia Qatar 2022. Jadi, logikanya kurang nyambung kalau dibilang belum memenuhi standar,” ucapnya. (Ib)