Menu

Mode Gelap
SMARTFREN Luncurkan Rangkaian Promo dan Program Digital Buka Puasa dengan Nuansa Tradisi di Horison Iswara Bekasi Menhub Dudy Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026 Wamen Ekraf Resmikan Giant Balloon Pelangi di Mars Dicoding dan Kemenko PMK Luncurkan Platform Bijak Cerdas Berdigital dan Ber-AI untuk Masyarakat Penanganan Penyintas Kanker Lansia, Ini Kata dr. Daniel Rizky Primaya Hospital Semarang

Event

Yadnya Kasada Dirayakan Suku Tengger di Gunung Bromo

badge-check


					Yadnya Kasada Dirayakan Suku Tengger di Gunung Bromo Perbesar

Matrasnews.com – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) mulai ditutup sejak 24 Juni 2021 mulai pukul 06.00 WIB hingga 26 Juni 2021 pukul 24.00 WIB. Penutupan kawasan wisata itu karena perayaan Yadnya Kasada 2021.

“Untuk sementara kegiatan wisata di Gunung Bromo ditutup secara total,” kata PLT Kepala Balai Besar TNBTS Novita Kusuma Wardani.

Baca Juga : Banda Neira Menyuguhkan Keindahan Alam dan Budaya

Novita menjelaskan penutupan kawasan wisata Gunung Bromo tersebut dilakukan mulai dari Probolinggo, di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, dan dari Pasuruan di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari. Penutupan juga dilaksanakan dari wilayah Malang, dan Lumajang, pada pintu masuk Jemplang, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Kabar penutupan itu juga sempat diumumkan pihak pengelola Taman Nasional Bromo Tengger Semeru pada 12 Juni 2021 terkait pelaksanaan Yadnya Kasada 2021. Kemudian diumumkan kembali pada Kamis, 24 Juni 2021.

“Selamat merayakan Yadnya Kasada untuk Masyarakat Tengger.Dengan ditutupnya kunjungan wisata gunung Bromo di saat Yadnya Kasada tahun ini, diharapkan dapat semakin meningkatkan nilai-nilai kesakralan dari upacara tersebut,” tulis akun @bbtnbromotenggersemeru.

Baca Juga : HeHa Ocean View Pesona Pemandangan Laut Yogyakarta

Dihimpun dari berbagai sumber, ritual Yadnya Kasada adalah upacara adat umat Hindu suku Tengger. Upacara ini sudah berlangsung sejak abad ke-14.

Makna Ritual Yadnya Kasada Bagi masyarakat suku Tengger di Gunung Bromo, ritual Yadnya Kasada merupakan sebuah ritual adat yang wajib diselenggarakan setiap tahun. Ritual ini untuk memohon keselamatan, kemakmuran, dan tolak bala kepada Sang Hyang Widhi.

Ritual ini merupakan penghormatan warga terhadap leluhurnya, yakni pasangan suami istri, Roro Anteng dan Joko Seger. Keduanya rela mengorbankan anaknya, yakni Raden Kusuma untuk dilarung ke dalam kawah Gunung Bromo.

Sesaji dan Barang Persembahan Yadnya Kasada dilaksanakan untuk menyampaikan bentuk syukuran berupa tumpeng dan hasil bumi yang disajikan ke kawah puncak Gunung Bromo pada bulan Kasada hari ke-14 menurut penanggalan Jawa.

Ritual ini diadakan pada bulan Kasada hari ke-14 pada penanggalan Jawa ini agar terhindar dari musibah dan marabahaya. Mereka juga menyampaikan persembahan kepada Sang Hyang Widhi ke kawah puncak Gunung Bromo,seperti dilansir dari Antara, Kamis, 24 Juni 2021.

Sesaji dan barang persembahan yang dilarung di kawah puncak Gunung Bromo ini ternyata diperebutkan oleh banyak orang, usai tokoh masyarakat dan suku Tengger memanjatkan doa meminta keselamatan dan berkah.

 

Baca Lainnya

Pokja Wartawan Humas Kota Bekasi Gelar Rapat Perdana

9 Januari 2026 - 00:20 WIB

IMG 20260108 WA0044

Night at Ragunanzoo Resmi Dibuka

11 Oktober 2025 - 01:23 WIB

IMG 20251010 WA0071 copy 896x661

The Beat of K-Dance with 1MILLION, Bangun Sinergi Seni Budaya Korea dan Indonesia

1 September 2025 - 11:19 WIB

IMG 20250828 WA0020

Semarak Karnaval Merdeka 2025 di Tanjung Lesung

19 Agustus 2025 - 11:01 WIB

IMG 20250819 105338

Omah Kayu Paralayang Destinasi Wisata Unggulan di Jawa Timur

29 Juni 2025 - 00:01 WIB

WhatsApp Image 2021 09 05 at 05.02.23
Trending di Info Wisata
error: Matras News