Menu

Mode Gelap
Anim Imamuddin Ajak Warga Jatisampurna Rawat Tradisi Babaritan Sedekah Bumi IFBEX 2026 Hadir di Bekasi, Dorong Peluang Usaha Franchise dan Kemitraan Grand Final ASIED 2026: Ketika Esports Jadi Jembatan Talenta Digital Indonesia-AS Rapsodia Nusantara 10 Pianis Remaja Raih Juara di Kansas City Polres Metro Bekasi Kota Amankan 69 Pelaku Curanmor dan Begal Kemlu Kerek Strategi Pelindungan PMI: RAN jadi Fondasi Diplomasi Global

News

Anggota DPRD Jabar Ahmad Faisyal Minta Selamatkan BUMD Bermasalah

badge-check

Foto : Anggota Komisi III DPRD Jabar, Ahmad Faisyal Hermawan Perbesar

Foto : Anggota Komisi III DPRD Jabar, Ahmad Faisyal Hermawan

Matras News, Bekasi – DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) segera menindaklanjuti pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk menyelamatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bermasalah di Jabar. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Anggota Komisi III DPRD Jabar, Ahmad Faisyal Hermawan, Jumat 13/6/2025.

Faisyal dalam kesempatan tersebut menyambut positif langkah audit yang digagas Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Menurutnya, BUMD yang tidak berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) harus segera ditindaklanjuti.

“Pembentukan Pansus BUMD sudah pernah diwacanakan di periode sebelumnya. Kini, DPRD sepakat untuk merealisasikannya sebagai bentuk evaluasi menyeluruh,” ujar Faisyal.

Ia menegaskan, bahwa Pansus ini akan menjadi instrumen awal untuk menilai kinerja BUMD.

“Dan DPRD Jabar akan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar guna menentukan langkah strategis,” lanjutnya.

Ia juga menegaskan, nantinya evaluasi ini bisa berujung pada dua opsi, yakni pembubaran BUMD tidak sehat atau merger bagi BUMD dengan bidang usaha serupa.

“Akan ada evaluasi yang bermuara kepada dua opsi, pembubaran BUMD yang tidak sehat atau BUMD tersebut di merger dengan bidang usaha serupa,” tambahnya.

Gubernur Jawa Barat dikabarkan akan lakukan audit investigatif terhadap BUMD yang dinilai bermasalah.

Data terbaru menunjukkan, dari 41 BUMD di Jabar, hanya dua yang dinyatakan sehat, yakni Bank BJB dan PT. Migas Utama Jabar (MUJ). Kondisi ini memicu keprihatinan sekaligus mendorong tindakan evaluasi serius dari pemerintah dan legislatif.

“Langkah ini diharapkan mampu memperbaiki tata kelola BUMD sekaligus meningkatkan kontribusinya bagi pembangunan daerah,” pungkasnya. (ADV)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Polres Metro Bekasi Kota Amankan 69 Pelaku Curanmor dan Begal

17 Juli 2026 - 20:24 WIB

Kemlu Kerek Strategi Pelindungan PMI: RAN jadi Fondasi Diplomasi Global

17 Juli 2026 - 14:26 WIB

Kota Bekasi Kebut Pembentukan Kampung Siaga Bencana

17 Juli 2026 - 12:40 WIB

SOIna: Gelar Penggalangan Dana untuk Atlet Disabilitas

17 Juli 2026 - 06:59 WIB

Pertamina Patra Niaga Kerek Turun Harga Bright Gas, Insentif Konsumen di Tengah Dinamika Pasar

16 Juli 2026 - 01:02 WIB

Trending di News