Menu

Mode Gelap
Air Kali Bekasi Menghitam, DLH Kota Bekasi Lacak Sumber Pencemaran di Hulu Hoki Indonesia Incar Enam Besar Asian Games Danantara Tinjau Pemberdayaan 73.000 Nasabah PNM di Mojokerto DPRD DKI Dorong Payung Hukum Pembiayaan Kreatif DPRD DKI Dorong PAM Jaya Tekan Kehilangan Air, Investasi Pipa Rp 22,8 Triliun Disiapkan Olahraga Bola Tangan Jakarta Incar Emas PON 2028 di Bawah Kepemimpinan Baru

Seni & Budaya

Anim Imamuddin Ajak Warga Jatisampurna Rawat Tradisi Babaritan Sedekah Bumi

badge-check

Anim Imamuddin Ajak Warga Jatisampurna Rawat Tradisi Babaritan Sedekah Bumi Perbesar


MATRASNEWS, ‎BEKASI, – Di tengah derasnya arus modernisasi, masyarakat Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, membuktikan bahwa akar budaya lokal tetap kokoh berdiri.Pada Sabtu (18/07/2026), kemeriahan tradisi tahunan Babaritan Sedekah Bumi mencapai puncaknya dengan menggelar pertunjukan Wayang Golek bertema kebangsaan oleh Ki Dalang A’Oleh Endang Setia.

‎Acara adat yang rutin digelar setiap bulan Sura ini dihadiri langsung oleh Senator Senior Fraksi PDI Perjuangan sekaligus anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Anim Imamuddin, S.E., M.M. Komisi IV sendiri merupakan bagian legislatif yang membidangi urusan pendidikan, kesehatan, sosial, kesejahteraan, ketenagakerjaan, dan kebudayaan.

‎Edukasi Nilai Gotong Royong dan Rasa Syukur Babaritan Sedekah Bumi bukan sekadar ritual seremonial, melainkan media edukasi publik tentang pentingnya menjaga hubungan baik antar manusia, alam, dan Sang Pencipta.

‎”Melalui Babaritan Sedekah Bumi, kita pererat silaturahmi, pererat budaya, dan wujud rasa syukur atas limpahan nikmat untuk kehidupan yang lebih baik. Melalui momentum ini, seluruh elemen masyarakat Jatisampurna diharapkan dapat terus bersatu, bergotong-royong, serta konsisten menjaga identitas budaya lokal di tengah arus modernisasi,” ujar Anim Imamuddin saat memberikan keterangan kepada media.

‎Kebanggaan Unik di Wilayah Kranggan lebih lanjut, Anim menekankan pentingnya esensi utama dari Babaritan, yaitu menjaga dan merawat warisan leluhur agar tidak punah ditelan zaman. Di era digital saat ini, eksistensi kebudayaan lokal menjadi benteng karakter bangsa bagi generasi muda.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Wagub Rano Dorong Ekspansi Swara Jakarta 80, Targetkan 500 Penyanyi Ramaikan HUT ke-500 Jakarta

22 Juli 2026 - 00:01 WIB

Rapsodia Nusantara 10 Pianis Remaja Raih Juara di Kansas City

18 Juli 2026 - 11:14 WIB

Jakarta Gaungkan SDGs Lewat Museum, Target 2030 Makin Dekat

16 Juli 2026 - 01:13 WIB

Kriyaan Lansia Bekasi 2026: Bukti Nyata Ruang Berdaya bagi Generasi Emas

9 Juli 2026 - 00:01 WIB

Kriyaan Lansia Bekasi 2026 Bukti Nyata Ruang Berdaya bagi Generasi Emas

Estoria Creative Gelar “Perayaan Rasa dari Timur”, Angkat Kekayaan Budaya NTT di Tengah Jakarta

4 Juli 2026 - 06:12 WIB

Trending di Seni & Budaya