Menu

Mode Gelap
Gubernur DKI dan Ketum PMI Turun Langsung Bersih-bersih di Cipinang Melayu Mengenal Lebih Deket Chef William Wongso di Aryaduta Menteng Universitas Paramadina dan KAS Latih Kapasitas Kepemimpinan 30 Guru Perempuan Malang Harper Cikarang Sukses Gelar Wedding Open House Samsung Memberdayakan Generasi Muda untuk Ikut Menciptakan Pengajaran di Era Digital: Dari Akses ke Peran Aktif Wamen Ekraf Dorong Kolaborasi Musik Indonesia–Korea Selatan

News

Banjir Melumpuhkan Aceh Tamiang, 10.342 Jiwa Terdampak dan Ribuan Mengungsi

badge-check


					Banjir Melumpuhkan Aceh Tamiang, 10.342 Jiwa Terdampak dan Ribuan Mengungsi Perbesar

MATRASNEWS, KUALASIMPANG — Kabupaten Aceh Tamiang, anggota Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL), dilanda bencana banjir bandang dan longsor dengan intensitas tinggi. Curah hujan ekstrem, angin kencang, dan kondisi geologi labil memicu luapan sungai, genangan di permukiman, serta kerusakan infrastruktur yang melumpuhkan mobilitas masyarakat.

Ketua Umum LTKL yang juga Bupati Sigi, Sulawesi Tengah, Mohammad Rizal (Rizal Intjenae), menyatakan keprihatinan mendalam. “Bencana hidrometeorologi ini mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dan perhatian kolektif,” ujarnya dalam siaran pers, Jumat (28/11/2025). Ia menekankan perlunya dukungan semua pihak untuk penanganan yang cepat dan tepat, serta komitmen perbaikan tata kelola lahan berkelanjutan ke depan.

Dampak dan Status Darurat
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Aceh Tamiang adalah satu dari 10 kabupaten/kota di Aceh yang telah menetapkan status darurat bencana hidrometeorologi. Banjir telah:

  • Menerjang 4 kecamatan, mengakibatkan 10.342 jiwa (3.824 KK) terdampak.
  • Memaksa 9.274 jiwa (3.460 KK) mengungsi.
  • Melumpuhkan aktivitas ekonomi, layanan publik, dan memutus total jalur transportasi utama Medan–Banda Aceh akibat banjir dan longsor.

Kota Kualasimpang sebagai pusat kegiatan sempat lumpuh pada 26 November, dengan ketinggian air mencapai 3 meter. Rumah warga, fasilitas umum, dan jaringan listrik terdampak parah. Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, yang memimpin langsung operasi, melaporkan 70 rumah terendam di daerah ini.

Penanganan dan Kendala
Pemkab Aceh Tamiang telah menetapkan Status Tanggap Darurat dan mengerahkan seluruh kekuatan daerah. Pemerintah Provinsi Aceh mengoordinasikan mobilisasi lintas kabupaten melalui BPBA. Dukungan juga datang dari TNI/Polri, Basarnas, relawan, dan PLN yang memperbaiki kerusakan lima tower SUTT 150 kV.

Namun, penanganan terkendala akses yang masih terputus akibat banjir dan longsor, menyulitkan evakuasi dan distribusi logistik. Jaringan komunikasi yang terputus dan listrik padam juga menyebabkan belum adanya data resmi terkait kerusakan dan posko dari Pusdalops setempat.

Bencana ini dipicu pengaruh bibit siklon 95B yang membawa hujan lebat hingga ekstrem. Hingga berita ini diturunkan, upaya pemulihan terus berlangsung dengan dukungan berbagai pihak. Solidaritas publik melalui kanal bantuan resmi dan penyebaran informasi akurat sangat dibutuhkan untuk percepatan penanganan dan pemulihan di wilayah terdampak.

Cek Berita lain di Google News

 

Baca Lainnya

Gubernur DKI dan Ketum PMI Turun Langsung Bersih-bersih di Cipinang Melayu

9 Februari 2026 - 14:59 WIB

Screenshot 20260209 142958 copy 1080x691

Pemprov DKI Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air untuk Kendalikan Perubahan Iklim dan Tekan Penggunaan Air Tanah

7 Februari 2026 - 01:47 WIB

Pemprov DKI Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air untuk Kendalikan Perubahan Iklim dan Tekan Penggunaan Air Tanah

Lebih dari 10 Juta Peserta BPJS Kesehatan PBI Dinonaktifkan

7 Februari 2026 - 01:39 WIB

Lebih dari 10 Juta Peserta BPJS Kesehatan PBI Dinonaktifkan

Dugaan Pungli Terstruktur Warnai SMAN 4 Kota Bekasi

6 Februari 2026 - 22:50 WIB

IMG 20260206 WA0026

Waduh, Pegawai DJP dan Bea Cukai Kena OTT Lagi, Ini Kata Purbaya

6 Februari 2026 - 00:52 WIB

Waduh Pegawai DJP dan Bea Cukai Kena OTT Lagi Ini Kata Purbaya 1
Trending di News
error: Matras News