Salah satu daya tarik utama adalah diorama karhutla yang memberikan gambaran visual tentang kondisi dan penanganan kebakaran di lapangan. Pengunjung juga dapat mengikuti kuis interaktif melalui aplikasi sebagai metode penyampaian informasi kebencanaan yang lebih menarik.
Pameran yang dibuka langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, ini juga dihadiri oleh jajaran Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB. Deputi Andi Eviana menekankan bahwa kehadiran BNPB di INDO FIREX menjadi momentum untuk memperkenalkan peran strategis lembaga dalam dukungan logistik dan peralatan penanggulangan bencana.
“Edukasi seperti ini penting agar masyarakat semakin memahami risiko bencana dan upaya yang dapat dilakukan untuk menguranginya,” ujar Andi Eviana di sela-sela acara. Keikutsertaan ini juga menjadi bagian dari upaya mempertemukan pemerintah, dunia usaha, dan pelaku industri untuk membuka ruang pertukaran pengetahuan dan peluang kolaborasi dalam pengembangan inovasi kebencanaan.
Sejak hari pertama pembukaan, booth BNPB menerima kunjungan dari berbagai kalangan, termasuk kementerian/lembaga, pemerintah daerah, hingga masyarakat umum. Melalui partisipasi ini, BNPB tidak hanya memamerkan peralatan, tetapi juga mendorong penguatan literasi kebencanaan dan kesiapsiagaan masyarakat, terutama dalam menghadapi ancaman karhutla yang meningkat seiring puncak musim kemarau 2026.
Ikuti berita terkini di Google News











Komentar ditutup.