Menu

Mode Gelap
SMARTFREN Luncurkan Rangkaian Promo dan Program Digital Buka Puasa dengan Nuansa Tradisi di Horison Iswara Bekasi Menhub Dudy Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026 Wamen Ekraf Resmikan Giant Balloon Pelangi di Mars Dicoding dan Kemenko PMK Luncurkan Platform Bijak Cerdas Berdigital dan Ber-AI untuk Masyarakat Penanganan Penyintas Kanker Lansia, Ini Kata dr. Daniel Rizky Primaya Hospital Semarang

Gaya Hidup Sehat

Cara Pulihkan Paru-Paru setelah Sembuh dari Covid-19

badge-check


					Cara Pulihkan Paru-Paru setelah Sembuh dari Covid-19 Perbesar

Matrasnews.com – Paru-paru memiliki fungsi yang sangat penting terutama berkaitan dengan pernapasan. Paru-paru adalah salah satu organ tubuh bagian dalam yang diserang virus Corona saat terkena Covid-19.

Oleh karena itu, setelah sembuh dari Covid-19 disarankan melakukan latihan tertentu untuk menyehatkan dan memulihkan kapasitas paru-paru agar bisa berfungsi kembali dengan normal.

Jika paru-paru terkena dampak selama terinfeksi Covid-19, sangat penting untuk mengikuti pedoman tertentu untuk mengembalikannya ke kapasitas semula. Pneumonia akibat Covid-19 dapat menyebabkan beberapa komplikasi sehingga harus sangat berhati-hati selama fase pemulihan.

Nah, apa saja cara untuk memulihkan kapasitas paru-paru agar kembali normal setelah sembuh dari Covid-19

Terapi atau inhalasi uap merupakan aktivitas menghirup uap air untuk membuka saluran udara dan membantu mengeluarkan lendir di paru-paru. Seseorang yang memiliki masalah paru-paru karena terinfeksi Covid-19 mungkin mengalami gejala paru-paru yang memburuk.

Baca Juga : Penyebab Sesak Napas saat Tidur

Menghirup uap panas mampu menambah kehangatan dan kelembapan pada udara yang dapat membantu melonggarkan lendir di dalam saluran napas dan paru-paru serta melegakan pernapasan. Hal ini bisa membuat bernapas lebih mudah.

Sebuah studi dalam Journal of Pulmonary & Respiratory Medicine yang melibatkan laki-laki dengan chronic obstructive pulmonary disease (COPD), yaitu kondisi paru-paru yang membuat individu lebih sulit untuk bernapas menemukan bahwa terapi uap menyebabkan detak jantung dan pernapasan yang jauh lebih rendah daripada terapi masker non-uap.

Namun, para peserta tidak melaporkan perbaikan yang bertahan lama pada fungsi pernapasan mereka sehingga terapi ini kemungkinan dapat menjadi solusi yang efektif untuk jangka pendek.

Rutin melakukan Teknis Pernapasan , Sesak napas dan aliran oksigen yang terhambat adalah gejala umum dari keparahan covid-19 karena mulai menyerang paru-paru. Pasien sering diminta untuk melakukan latihan pernapasan sederhana dan postur meditasi yang dapat membantu mereka bernapas lebih baik serta meningkatkan aliran darah ke paru-paru dan dada.

Menurut laman American Lung Association, latihan pernapasan tertentu dapat meningkatkan fungsi paru-paru. Latihan pernapasan yang baik untuk meningkatkan kinerja paru-paru meliput pursed lip breathing dan pernapasan perut tau yang juga dikenal sebagai pernapasan diafragma.

Selain itu, bisa juga menggunakan alat untuk membantu melatih pernapasan, seperti spirometer. Alat semacam ini sering digunakan pascaoperasi untuk membantu proses pemulihan pasien.

Pola makan juga dapat memengaruhi kesehatan paru-paru. Misalnya, makan makanan kaya vitamin D dapat meningkatkan kesehatan paru-paru.

Sebuah studi yang telah dipublikasikan di The Lancet yang dilakukan terhadap orang dengan asma menemukan bahwa kadar vitamin D yang sehat mengurangi jumlah serangan asma yang membutuhkan perawatan kortikosteroid. Sumber makanan terbaik vitamin D biasanya produk hewani, seperti salmon, sarden, dan telur.

Hindari merokok dan Asap rokok, Merokok tidak hanya meningkatkan risiko tertular dan menularkan Covid-19 tetapi juga membahayakan paru-paru yang rentan. Merokok menyebabkan tekanan ekstra pada organ vital serta eningkatkan kemungkinan berkembangnya masalah lainnya dan infeksi jangka panjang.

Olah raga yang teratur. Setiap aktivitas yang meningkatkan pernapasan adalah cara yang baik untuk memulihkan kapasitas dan fungsi paru-paru ketika dalam proses pemulihan. Para ahli menyarankan pasien untuk melakukan latihan fisik atau olahraga sedang atau cepat yang dapat meningkatkan detak jantung dan meningkatkan aliran darah.

Jalan-jalan secara teratur (jika aman), lakukan latihan di rumah, dan aktivitas kardio untuk kesehatan pernapasan. Ingatlah untuk teratur melakukannya dan lakukan perlahan pada awalnya.

Demikianlah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memulihkan paru-paru setelah sembuh dari Covid-19. Jangan lupa juga untuk tetap menjalankan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak karena pasien Covid-19 juga bisa terinfeksi virus Corona lagi.

(*) Matrasnews.com/Pm

Baca Lainnya

Penanganan Penyintas Kanker Lansia, Ini Kata dr. Daniel Rizky Primaya Hospital Semarang

20 Februari 2026 - 01:00 WIB

Penanganan Penyintas Kanker Lansia, Ini Kata dr. Daniel Rizky Primaya Hospital Semarang

Primaya Hospital Tangerang Resmikan Poliklinik Eksekutif

13 Februari 2026 - 00:06 WIB

Primaya Hospital Tangerang

Kemenkes Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata untuk Tekan Gangguan Penglihatan

4 Februari 2026 - 01:09 WIB

Kemenkes Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata untuk Tekan Gangguan Penglihatan

Waspadai Hidden Hunger, Ini Kata dr. Monique Carolina Primaya Hospital Tangerang

2 Februari 2026 - 01:21 WIB

dr.MoniqueCarolinaWidjajaM.GiziSp.GKDokterSpesialisGizidiPrimayaHospitalTangerang copy 2139x1680

RSCM dan Aryaduta Menteng Kolaborasi Kembangkan Wisata Medis

30 Januari 2026 - 21:21 WIB

IMG 20260130 WA0036 copy 961x571
Trending di Gaya Hidup Sehat
error: Matras News