MATRASNEWS, JAKARTA – Dunia musik Indonesia kedatangan talenta baru dengan visi artistik yang segar. Adalah CLOUDY, musisi belia lulusan Jerman yang baru saja menapaki industri musik arus utama merilis ulang Ricky FM dan Ari Lasso berjudul Arti Cinta.
Dengan latar belakang pendidikan musik klasik yang disiplin di Berlin, ia hadir membawa misi rekonsiliasi antara ketegasan teori Barat dan kehangatan rasa musik Timur.
Perjalanan musikal CLOUDY justru diwarnai “krisis ruang antara”. Di Eropa, ia dipandang sebagai pemuda Asia dengan cara pandang Timur yang tak bisa luntur.
Namun saat pulang ke Indonesia, ia kerap dianggap terlalu Barat. Alih-alih merasa cukup dengan bekal pendidikan Eropa, ia memilih pulang dan duduk sebagai murid bagi para musisi senior Tanah Air .
Dari sanalah ia belajar bahwa musik Indonesia memiliki kekuatan pada “rasa” sesuatu yang tidak pernah ia temukan di bangku konservatorium.
Momen perkenalan resmi CLOUDY dipilih tepat pada Hari Valentine, pada Sabtu 14 Februari, dengan merilis ulang hit legendaris Ari Lasso, “Arti Cinta”.
Lagu yang diciptakan Ricky FM dan Ari Lasso ini diaransemen ulang secara minimalis dan kekinian. Single tersebut digarap oleh Nur Satriatama (Satrio Alexa) dan Seno M. Hardjo sebagai music producer, dengan dukungan label legendaris Aquarius Musikindo di bawah naungan Prabawa Entertainment Indonesia
Visi CLOUDY tak berhenti pada popularitas pribadi. Terinspirasi musisi legendaris seperti Chrisye, ia bermimpi membangun fanbase yang bukan sekadar penggemar, melainkan keluarga besar yang bersama-sama merayakan identitas Indonesia melalui nada.
Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.











