Menu ✖

Breaking News

News

DJP Klarifikasi Peran Babinsa dan Bhabinkamtibmas: Hanya Koordinasi, Bukan Penagihan Pajak

badge-check

DJP Klarifikasi Peran Babinsa dan Bhabinkamtibmas: Hanya Koordinasi, Bukan Penagihan Pajak Perbesar


Direktorat Jenderal Pajak menegaskan pelibatan aparat kewilayahan terbatas pada pertukaran informasi, bukan penagihan atau pemeriksaan pajak.

MATRASNEWS, JAKARTA — Polemik pelibatan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dalam urusan perpajakan memperoleh klarifikasi resmi dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto menyatakan bahwa kerja sama dengan kedua aparat kewilayahan tersebut hanya bersifat koordinatif untuk memperoleh data dan informasi pendukung, bukan untuk memeriksa atau memungut pajak secara langsung.

Sistem Digital Senjata Utama Penggalian Data

Bimo menjelaskan bahwa DJP telah mengandalkan sistem teknologi canggih sebagai instrumen utama dalam penggalian data wajib pajak. Ia menyebut tiga sistem andalan, yakni Compliance Risk Management (CRM), reservasi geo tagging, dan Coretax. Ketiga sistem tersebut dinilai jauh lebih efektif ketimbang pendekatan konvensional melalui aparat kewilayahan.

“Kehadiran aparat di lapangan itu sifatnya mendukung koordinasi, bukan menjadi senjata utama. Senjata utama sudah lebih canggih dan terintegrasi,” tegasnya.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pramono Resmikan Masjid Apung An-Nur Ancol, Tampung 900 Jemaah

17 Okt 2026 - 00:11 WIB

Pramono Resmikan Masjid Apung An-Nur Ancol, Tampung 900 Jemaah

Penerimaan Cukai Tembus Rp240,1 Triliun

16 Okt 2026 - 05:26 WIB

Penerimaan Cukai Tembus Rp240,1 Triliun

Pertamina Imbau Warga Bali Tak Timbun BBM Subsidi saat Distribusi Kembali Normal

16 Okt 2026 - 05:24 WIB

Pertamina Imbau Warga Bali Tak Timbun BBM Subsidi saat Distribusi Kembali Normal

Rieke Diah Pitaloka Kecam Korupsi Dana Bencana BNPB, Desak Pengusutan Menyeluruh

15 Okt 2026 - 00:25 WIB

Rieke Diah Pitaloka Kecam Korupsi Dana Bencana BNPB, Desak Pengusutan Menyeluruh

Populasi Satwa Liar Dunia Turun 73 Persen, Mampukah Indonesia Menyelamatkan Habitat?

15 Okt 2026 - 00:24 WIB

Populasi Satwa Liar Dunia Turun 73 Persen, Mampukah Indonesia Menyelamatkan Habitat?
Trending di News