MATRASNEWS, BEKASI – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2026 Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Adelia, menyuarakan pentingnya kepastian layanan pendidikan tanpa diskriminasi.
Adelia menilai kebijakan pendidikan daerah masih menyisakan celah kesenjangan, terutama antara wilayah pusat kota dan pinggiran. Menurutnya, refleksi Hardiknas tidak boleh berhenti pada upacara bendera, tetapi harus ditindaklanjuti dengan pemerataan akses.
“Atensi kami adalah semua anak di Bekasi harus mendapatkan sekolah yang sama layak. Jangan ada yang terpinggirkan karena faktor ekonomi atau domisili,” ujar Adelia, Sabtu (2/5/2026).
Politisi tersebut menyoroti tiga isu utama: kualifikasi guru yang tidak merata, minimnya laboratorium sekolah negeri di kawasan utara dan timur Bekasi, serta dampak digitalisasi yang belum menjangkau seluruh siswa.
Komisi IV berencana mengundang Dinas Pendidikan dalam rapat dengar pendapat pekan depan. Targetnya, rasio sekolah dengan fasilitas standar nasional di semua kecamatan bisa tercapai pada 2028.
Pemerintah Kota Bekasi mencatat angka partisipasi kasar (APK) jenjang SMA/SMK tahun ini mencapai 78,4 persen. Masih tersisa sekitar 22 persen anak usia sekolah yang belum terakomodasi secara penuh. (ADV)











Komentar ditutup.