Matras News, Bekasi – Sebagai upaya mengurangi angka kemacetan dan polusi udara, Dinas Perhubungan Kota Bekasi, lakukan sosialisasi keberadaan BisKita sebagai sarana transportasi massal kepada aparatur pelayan publik yang ada di wilayah Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.
Bertempat di Aula Kecamatan Bekasi Timur, Mayasin, Kepala Bidang Angkutan Terminal didampingi Kepala Seksi Tidak Dalam Trayek Dishub Kota Bekasi mengatakan, sosialisasi penggunaan moda trasnportasi darat berupa Biskita kepada para pemangku jabatan di wilayah Kecamatan Bekasi Timur dan warga, merupakan salah satu program Dishub Kota Bekasi untuk menekan jumlah polusi udara sekaligus membudayakan warga menggunakan angkutan kota.
“Sosialisasi ini kami lakukan kepada Camat, Lurah beserta warga agar mereka mulai membiasakan diri naik angkutan massal, seperti Biskita, agar mengurangi kemacetan dan menekan jumlah polusi udara,” tekan Mayasin pada, Rabu 21 Agustus 2024.
Dengan menghadirkan langsung Humas BPTJ Kementerian Perhubungan, sosialisasi ini juga bertujuan untuk merubah budaya warga, khususnya yang bekerja di daerah Jakarta dan sekitarnya, dari yang menggunakan kendaraan pribadi, agar beralih ke sarana atau moda transportasi darat.
“Kami ingin merubah hal tersebut, agar moda transportasi darat yang sudah disediakan, bisa mereka nikmati dengan beragam fasilitas didalamnya,” jelas Mayasin.
Mayasin juga mengatakan, ada beberapa fasilitas atau sarana yang bisa didapatkan warga saat menaiki Biskita tersebut, salah satunya adalah Biskita terintegrasi langsung dengan LRT yang ada di Kota Bekasi.
“Kebetulan Biskita ini kan terintegrasi dengan LRT yang ada di Kota Bekasi, jadi warga bisa dengan mudah menggunakan sarana transportasi tersebut,” ungkapnya.
Dirinya juga berharap, dengan adanya sosialisasi ini, baik warga maupun mereka para aparatur pelayan publik di Kota Bekasi, bisa memaksimalkan serta menggunakan moda transportasi darat yang telah disediakan, seperti Biskita, dengan sejumlah sarana dan kenyamanan yang ada didalamnya.
“Mudah-mudahan, mereka bisa merubah budaya yang tadinya menggunakan kendaraan pribadi untuk berangkat kerja dan mulai beralih ke angkutan massal, seperti Biskita,” pungkas Mayasin.
Sosialisasi dilaksanakan pada saat apel gabungan dan rapat sinergitas di Kantor Kecamatan Bekasi timur dengan tujuan, sebagai berikut:
1. Memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat mengenai berbagai jenis transportasi umum yang tersedia di Kota Bekasi dan cara memanfaatkannya secara efektif.
2. Mengajak warga untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum sebagai upaya mengurangi kemacetan dan polusi udara.
3. Menginformasikan tentang fasilitas dan layanan transportasi baru, termasuk rute-rute baru, jadwal, dan fitur-fitur baru yang memudahkan perjalanan masyarakat.
Melalui program layanan Biskita Trans Bekasi Patriot dengan skema Pembelian Pelayanan atau Buy The Servic (BTS), masyarakat diharapkan dapat merasakan berbagai manfaat, seperti:
1. Mempermudah akses ke berbagai jenis transportasi umum dan fasilitas pendukung pada Stasiun LRT Bekasi Barat dan pusat-pusat perbelanjaan (Mall Metropolitan, Grand Metropolitan dan Bekasi Hypermall Giant).
2. Mengurangi jumlah kendaraan pribadi di jalan raya, yang pada gilirannya akan mengurangi kemacetan lalu lintas;
3. Menurunkan emisi karbon dan polusi udara melalui penggunaan transportasi umum yang lebih ramah lingkungan.










