Menu

Mode Gelap
Masuk Usia ke 10, Vasaka Hotel Jakarta Gelar Media Gathering Wamen Ekraf Dukung Industri Musik Lewat Indonesian Idol Kokola Group Salurkan Sapi Limosin untuk Qurban Bagikan Bubur Gratis, Hotel 88 Bekasi Tebar Kepedulian Hari Kelima Korban Hanyut di Kali Bekasi Ditemukan Tutup Usia Airbnb Kini Tawarkan Layanan Jemput Bandara Hingga Titip Koper untuk Liburan Anti Ribet

Event

Menparekraf Ajak Investor Berinvestasi di Destinasi Super Prioritas

badge-check


					Menparekraf Ajak Investor Berinvestasi di Destinasi Super Prioritas Perbesar

Matras News, Jakarta – Himpunan Anak Media (HAM) berkolaborasi dengan ARTOTEL Group dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyelenggarakan ‘Forum Investasi dan Pembiayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif’ hari ini Kamis (28/07/2022) di ARTOTEL Suites Mangkuluhur, Jakarta.

Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengajak para investor untuk berinvestasi di lima destinasi super perioritas (DSP) dan delapan kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata. “Sebelum saya bertugas ke pemerintahan, dulu mengelola investasi, dan saya melihat peluangnya sangat besar. Apalagi investasi yang begitu banyak menciptakan lapangan pekerjaan,” terangnya.

Pariwisata dan ekonomi kreatif, lanjut Sandi Uno, studinya menciptakan enam kali lipat jumlah lapangan pekerjaan dalam setiap 1 dollar off investment. Yang dibutuhkan sekarang itu eksekusi bagaimana 8 KEK Pariwisata, 5 DSP dan 12 sustainable tourism yang mencari sustainable projects alternative sekema pembiayaannya pun sudah ada sehingga memberikan dampak yang luas.

Hingga saat ini tercatat kebutuhan investasi dan pembiayaan di 8 KEK Pariwisata seperti Morotai, Singosari, Tanjung Lesung, Likupang, Lido, Nongsa, Tanjung Kelayang, Mandalika sebesar Rp226,79 triliun. Sedangkan kebutuhan investasi dan pembiayaan di 3 Badan Otorita Pariwisata yaitu Borobudur, Labuan Bajo dan Danau Toba sebesar Rp6,7 triliun.

Peluang tersebut, lanjut Menparekraf terlihat lantaran pada bulan Mei 2022, World Economic Forum telah merilis Travel & Tourism Development Index (TTDI) 2022, dan Indonesia berada pada peringkat 32 dari 117 negara atau naik 12 posisi dibandingkan tahun 2019.

“Para investor melihat ada peluang yang signifikan yang dilihat dari TTDI Indonesia yang naik 12 peringkat di atas Thailand dan Malaysia. Sehingga ini membuka untuk berinvestasi,” katanya.

Menparekraf Sandiaga juga menjelaskan dengan terbukanya peluang investasi diharapkan, terdapat penciptaan dan kebangkitan ekonomi karena terdapat 1.1 juta lapangan pekerjaan baru tahun 2021.

“Sesuai arahan Presiden, bahwa proyek-proyek infrastruktur harus selesai dari 2023-2024, tidak boleh ada yang mangkrak. Untuk itu investor harus bergegas menyelesaikan pembangunannya, sehingga 2024 target 4,4 juta lapangan kerja baru dapat terealisasikan,” ujarnya.

Menparekraf juga menjelaskan, sistem KEK ini menarik karena bisa memberikan insentif dari keuangan, perpajakan, pembiayaan dan pengelolaan lahan. KEK ini adalah model yang juga sudah digunakan negara-negara lain.

Yang paling mendesak adalah realisasi investasi akomodasi di lima DSP juga yang mendesak adalah kesiapan untuk menggelar event-event berskala internasional agar sektor parekraf siap menyambut event-event besar seperti KTT G20 atau ASEAN Summit.

“Diharapkan melalui Forum ini, kita dapat menyaksikan peluang-peluang investasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, serta dapat disusun skema-skema pembiayaan yang bisa diterapkan pada project pariwisata lainnya sehingga dapat mendorong percepatan pembangunan di lima DSP dan 8 KEK Pariwisata,” ujarnya.

Sementara itu Henky Manurung, Deputi Bidang Industri dan Investasi menambahkan, forum ini bertujuan untuk percepatan pembangunan KEK pariwisata, Kawasan Otoritatif Badan Otorita Pariwisata, dan Sustainable Tourism Investment Project melalui penyediaan alternatif skema pembiayaan yang bisa diberikan oleh Lembaga Pembiayaan maupun oleh investor lainnya.

“Melalui forum ini, diharapkan dapat dihasilkan komitmen positif antara lembaga pembiayaan dengan pengelola kawasan guna mendorong percepatan pembangunan dan pengembangan project pariwisata,” pungkasnya.

(had)

Baca Lainnya

Iduladha 2026, MatrasNews Salurkan Sapi Kurban ke Panti Yatim

24 Mei 2026 - 00:49 WIB

Pokja Wartawan Humas Kota Bekasi Gelar Rapat Perdana

9 Januari 2026 - 00:20 WIB

The Beat of K-Dance with 1MILLION, Bangun Sinergi Seni Budaya Korea dan Indonesia

1 September 2025 - 11:19 WIB

Semarak Karnaval Merdeka 2025 di Tanjung Lesung

19 Agustus 2025 - 11:01 WIB

GRAS dan Laznas Nurul Hayat Medan Serta 13 Komunitas Salurkan Sedekah Daging Qurban

10 Juni 2025 - 01:18 WIB

GRAS dan Laznas Nurul Hayat Medan Serta 13 Komunitas Salurkan Sedekah Daging Qurban
Trending di Event