Menu

Mode Gelap
Ini Daftar 61 Sekolah Swasta Gratis di Kota Bekasi Dengar Keluhan Warga, Yenny Dorong Normalisasi Kali Beringin Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Pasar Kranji Baru Harga Oli di Bekasi Naik, Pemilik Kendaraan: Mau Tidak Mau Beli Rizki Topananda Kembali Ditunjuk Pimpin DPC PKB Kota Bekasi Jusuf Kalla: Krisis Ekonomi & Politik Berkait Erat

News

Pemerintah Dukung UMKM, Mendag Zulkifli Kunjungi ITC Cempaka Mas

badge-check


					Pemerintah Dukung UMKM, Mendag Zulkifli Kunjungi ITC Cempaka Mas Perbesar

Matras News, Jakarta – Menteri Perdagangan ‘Mendag’ Zulkifli Hasan menyampaikan, pemerintah akan terus berupaya agar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat terus tumbuh dan berkembang.

Menurut Zulkifli Hasan, jika UMKM tumbuh, Indonesia bisa menjadi negara maju. Hal tersebut disampaikan Mendag Zulkifli Hasan saat meninjau pedagang di ITC Cempaka Mas, Jakarta, Selasa (10/10).

“Pemerintah akan terus mendukung agar UMKM Indonesia dan pasar dalam negeri kita bergairah, berkembang, serta bertumbuh.

Kalau UMKM-nya tumbuh, industri tumbuh, dan toko ramai, pengangguran bisa mendapatkan pekerjaan dan nantinya akan membayar pajak.

Hal inilah yang bisa membuat negara maju. Jika negara maju, kita bisa ekspor ke luar negeri,” ujar Mendag Zulkifli Hasan.

Mendag Zulkifli Hasan menjelaskan, pemerintah juga akan mengendalikan impor agar barangbarang impor tidak membanjiri pasar dalam negeri.

“Kalau barang impornya banjir, pelaku UMKM menjadi kalah dan tertekan. Untuk itu, pemerintah mengembalikan sistem pengawasan di luar kawasan pabean (post-border) menjadi pengawasan di kawasan pabean (border). Jadi, barang impor akan diperiksa kelengkapannya.

Baca Juga : 6 UMKM Terbaik Indonesia Bersaing di IMA UMKM Award 2023

Misalnya, kesesuaian terhadap Standar Nasional Indonesia (SNI), izin impor, dan sertifikat impor. Kita perketat. Pemerintah juga sedang merumuskan positive list untuk produk impor yang bisa masuk ke Indonesia,” ungkap Mendag Zulkifli Hasan.

Pemerintah, lanjut Mendag Zulkifli Hasan, juga mengatur media sosial, social commerce, dan niaga elektronik (e-commerce).

Aturan ini agar UMKM Indonesia tidak terganggu. Mendag Zulkifli Hasan berharap, para pedagang yang sudah memiliki toko luring bisa mengembangkan usaha mereka dengan berjualan secara daring.

“Toko-toko yang berjualan fisik harus belajar pemasaran digital. Hal ini harus dilihat sebagai peluang untuk UMKM agar bisa tampil di platform digital.

Jadi, produk UMKM kita bisa dilihat seluruh dunia. Kedua toko, baik fisik dan daring, diharapkan bisa berkembang dengan baik.

Digital adalah suatu keniscayaan karena di masa depan semuanya akan digital, sehingga pemerintah harus mengatur,” pungkas Mendag Zulkifli Hasan.

Baca Lainnya

Dengar Keluhan Warga, Yenny Dorong Normalisasi Kali Beringin

12 Juni 2026 - 00:35 WIB

Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Pasar Kranji Baru

12 Juni 2026 - 00:34 WIB

Rizki Topananda Kembali Ditunjuk Pimpin DPC PKB Kota Bekasi

11 Juni 2026 - 18:29 WIB

Rizki Topananda Kembali Ditunjuk Pimpin DPC PKB Kota Bekasi

Jusuf Kalla: Krisis Ekonomi & Politik Berkait Erat

11 Juni 2026 - 02:09 WIB

Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RSUD di Pesisir Barat

11 Juni 2026 - 01:52 WIB

Trending di News