MATRASNEWS, BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mulai menerapkan kebijakan penghematan energi secara masif di tengah tekanan kenaikan harga energi global. Langkah ini tidak hanya membatasi konsumsi listrik di perkantoran, tetapi juga mengubah pola mobilitas aparatur sipil negara (ASN).
Selain menerapkan kerja dari rumah atau work from home (WFH) setiap Jumat, ASN didorong mengubah pola aktivitas harian menuju efisiensi dan ramah lingkungan. Di lingkungan kantor, Pemkab mengatur pemakaian listrik lebih ketat, antara lain membatasi suhu AC minimal 24 derajat Celcius, mematikan lampu tak terpakai, serta mengoptimalkan pencahayaan alami.
Tak hanya itu, pola mobilitas ASN juga diatur. Pada Senin, Selasa, dan Kamis, ASN dianjurkan menggunakan kendaraan bersama. Sementara setiap Rabu, mereka didorong memakai transportasi publik, sepeda, motor, hingga berjalan kaki.











