Menu

Mode Gelap
Prabowo Arahkan 503 Ketua DPRD di Magelang: Kita Semua Patriot APNI: Kepmen ESDM 144/2026 Ubah Peta Jalan Nikel Indonesia Menhub Tinjau Terminal 2F Bandara Soetta, Pastikan Kesiapan Angkutan Haji 2026 12.000 Warga Mustika Jaya Ramaikan Festival Adu Bedug PGE Eksekusi Proyek PLTP Lumut Balai Unit 4 Berkapasitas 55 MW Harga BBM Hari Ini Melonjak Rp23.900 per Liter, BBM Subsidi Aman

Gaya Hidup Sehat

Mengenal dan Mencegah Penyakit Metabolik pada Lansia, Ini Kata dr. Dhea RS Karunia Kasih

badge-check


					FOTO: dr. Dhea Carientania Eryanti, Dokter Umum IGD dan Bangsal RS Karunia Kasih bersama Kabid DPPKB Kota Bekasi, Dr. Johny Timbul Pardomuan, M.Si, serta Sekolah Lansia Kasih untuk Negeri. Perbesar

FOTO: dr. Dhea Carientania Eryanti, Dokter Umum IGD dan Bangsal RS Karunia Kasih bersama Kabid DPPKB Kota Bekasi, Dr. Johny Timbul Pardomuan, M.Si, serta Sekolah Lansia Kasih untuk Negeri.

dr. Dhea Carientania Eryanti, Dokter Umum IGD dan Bangsal RS Karunia Kasih, memberikan pemaparan mengenai penyakit metabolik yang rentan dialami lansia.

MATRASNEWS, BEKASI – Sebanyak 101 lanjut usia (lansia) dari komunitas Umat Katolik se-Kota Bekasi mengikuti kegiatan Sekolah Lansia di Gereja Kalvari, Bekasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Sekolah Lansia Kasih untuk Negeri” yang bertujuan meningkatkan kesadaran kesehatan bagi kelompok usia lanjut.

Dalam acara tersebut, dr. Dhea Carientania Eryanti, Dokter Umum IGD dan Bangsal RS Karunia Kasih, memberikan pemaparan mengenai penyakit metabolik yang rentan dialami lansia. Ia menjelaskan bahwa penyakit metabolik mencakup diabetes dengan kadar gula tinggi, kolesterol, dan asam urat.

“Penyakit metabolik itu tidak hanya menyerang lansia, tetapi mereka lebih rentan karena metabolisme yang kurang baik, aktivitas fisik berkurang, dan faktor risiko lain yang menyertai usia,” ujar dr. Dhea, Sabtu (14/3/2026).

dr. Dhea Carientania Eryanti, Dokter Umum IGD dan Bangsal RS Karunia Kasih

FOTO: dr. Dhea Carientania Eryanti, Dokter Umum IGD dan Bangsal RS Karunia Kasih. (MatrasNews)

Menurutnya, dampak penyakit metabolik cukup serius karena dapat memicu berbagai komplikasi seperti stroke, gangguan pada mata, ginjal, hingga pembuluh darah. Oleh karena itu, pencegahan sejak dini sangat diperlukan.

Untuk mengurangi risiko, dr. Dhea menyarankan pengaturan pola makan dengan metode 3J (jenis, jumlah, jadwal). Ia juga merekomendasikan aktivitas fisik ringan seperti jalan pagi selama 15–30 menit secara rutin.

Baca Lainnya

Kemenkes Luncurkan Program Titian, Percepat Lulusan Psikolog Klinis untuk Puskesmas

14 April 2026 - 00:04 WIB

dr. Johny Berikan Pemaparan Kesehatan Penurunan Fungsi Kognitif dan Demensia pada Lansia

15 Maret 2026 - 01:18 WIB

Dr. Johny Berikan Pemaparan Kesehatan Kognitif Kepada 101 Lansia di Bekasi

Usia ke-7 Tahun, RSUD Jatisampurna Komitmen Meningkatkan Layanan Kesehatan

15 Maret 2026 - 00:27 WIB

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jatisampurna

RSUD Jatisampurna Edukasi Lansia Cegah Keropos Tulang dan Nyeri Sendi

14 Maret 2026 - 19:22 WIB

DKI Jakarta Gelar Imunisasi Kejar Campak Serentak Sepanjang Maret 2026

13 Maret 2026 - 02:49 WIB

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menggelar imunisasi kejar campak serentak atau Catch Up Campaign sepanjang Maret 2026
Trending di Gaya Hidup Sehat