MATRASNEWS, JAKARTA – Memperingati 81 tahun kemerdekaan RI, Universitas Paramadina menggelar diskusi refleksi tentang peran perempuan di ruang publik pada Jumat (14/8). Forum tersebut menyoroti bahwa ruang partisipasi yang lebih luas belum serta-merta menghapuskan ketimpangan akses menuju posisi strategis .
Ruang Publik dan Tantangan Posisi Strategis
Wakil Rektor Universitas Paramadina, Prof. Dr. Iin Mayasari, menyebut kemerdekaan perempuan diukur dari kemampuannya mengambil peran strategis.
“Perempuan telah menjadi penggerak UMKM dan ketahanan ekonomi, namun kendala struktural masih membatasi langkah mereka,” ujarnya. Senada, Dekan Fakultas Falsafah dan Peradaban, Dr. Rini Sudarmanti, menyoroti fenomena “pipa bocor”. Jumlah perempuan di perguruan tinggi melimpah, tetapi jumlah itu seolah “menghilang” saat memasuki ranah kepemimpinan publik.











Komentar ditutup.