Menu

Mode Gelap
WaterBoom Lippo Cikarang Hadirkan Paket Splash and Snack Deal, Liburan Air Plus Cemilan Adira Finance Luncurkan HASANAH, Solusi Pembiayaan Syariah untuk Porsi Haji Plus di Adira Expo Solo Wamen Ekraf Bahas Kolaborasi Ekonomi Kreatif Indonesia-Korea Selatan Bersama KBRI Seoul Menpar Paparkan Rencana Kerja 2026 dan Capaian Pariwisata 2025 di Hadapan Komisi VII DPR Terdampak Banjir, Warga Kelurahan Harapanmulya Bangun Dapur Umum Primaya Hospital Bekasi Timur Ditunjuk sebagai Mitra Medis Resmi KONI Kota Bekasi untuk Porprov Jabar 2026

News

Presiden Prabowo: Laporkan Jika Ada Pejabat Korupsi


					Presiden Prabowo: Laporkan Jika Ada Pejabat Korupsi Perbesar

Matras News, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto secara tegas meminta generasi muda aktif melaporkan pejabat atau pemimpin yang diduga melakukan korupsi. Dalam pidatonya saat memperingati Hari Lahir Pancasila, ia menegaskan komitmennya memberantas korupsi demi menciptakan pemerintahan yang bersih untuk masa depan bangsa.

Prabowo menekankan bahwa upaya pemberantasan korupsi yang digencarkan saat ini ditujukan untuk kepentingan generasi mendatang.

“Kami adalah angkatan yang sebentar lagi akan meninggalkan podium. Apa yang kami lakukan ini demi anak dan cucu-cucu kita. Kami berjuang melawan korupsi agar kalian, generasi penerus, bisa mengambil alih negara dalam kondisi yang baik dan kuat,” ujar Presiden di hadapan para tamu undangan, termasuk mantan Presiden Megawati Soekarnoputri dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Majalah Matras scaled

Prabowo mendorong masyarakat, khususnya anak muda, untuk memanfaatkan teknologi dalam mengawasi pejabat yang menyimpang.

“Jangan ragu! Jika melihat pejabat atau pemimpin melanggar, laporkan! Sekarang kita punya teknologi. Setiap orang di desa pun bisa menggunakan gadget. Kalau ada bukti pelanggaran, segera siarkan! Jangan diam saja,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mentolerir pejabat yang bertindak sewenang-wenang. “Jangan mau terima pejabat yang berbuat semaunya dan tidak setia kepada bangsa dan negara,” tambahnya.

Presiden tak segan mengancam akan menindak tegas siapa pun yang terbukti korup atau lalai menjalankan tugas.

“Negara kita kuat. Mereka yang tidak setia, melanggar undang-undang, atau UUD, akan kami tindak tanpa pandang bulu! Tidak peduli dari keluarga mana, partai apa, atau suku mana,” tegas Prabowo dengan nada keras.

Ia juga memberi ultimatum kepada pejabat yang gagal mencegah kebocoran anggaran: “Lebih baik mundur sebelum saya pecat!”.

Acara ini dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Megawati Soekarnoputri (Ketua BPIP), Wapres Gibran, mantan Wapres Try Sutrisno dan Jusuf Kalla, serta pimpinan lembaga tinggi negara. Kehadiran mereka menegaskan pesan persatuan dalam memerangi korupsi.

Pidato keras Prabowo ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa ia serius membersihkan pemerintahan dari korupsi. Langkah ini juga bisa menjadi ujian bagi koalisi pendukungnya, terutama jika ada kader partai yang terlibat kasus.

Dengan mendorong peran aktif generasi muda, Prabowo berupaya membangun transparansi berbasis teknologi sebuah strategi yang berpotensi meningkatkan akuntabilitas, sekaligus berisiko memicu ketegangan birokrasi.

Baca Lainnya

Wamen Ekraf Bahas Kolaborasi Ekonomi Kreatif Indonesia-Korea Selatan Bersama KBRI Seoul

24 Januari 2026 - 02:29 WIB

Wamen Ekraf Bahas Kolaborasi Ekonomi Kreatif Indonesia-Korea Selatan Bersama KBRI Seoul

Menpar Paparkan Rencana Kerja 2026 dan Capaian Pariwisata 2025 di Hadapan Komisi VII DPR

24 Januari 2026 - 02:25 WIB

Menpar Paparkan Rencana Kerja 2026 dan Capaian Pariwisata 2025 di Hadapan Komisi VII DPR

Terdampak Banjir, Warga Kelurahan Harapanmulya Bangun Dapur Umum

24 Januari 2026 - 02:20 WIB

Terdampak Banjir, Warga Kelurahan Harapanmulya Bangun Dapur Umum

Perluas Akses dan Tekan Kesalahan, Bappenas Dorong Transformasi Digital Penyaluran Bansos

23 Januari 2026 - 03:23 WIB

Begini Cara Mendapatkan Bansos PKH

Tidak Tersentuh Pematusan, Ketua Fraksi PKB Minta Jadi Perhatian Serius Walkot dan Dinas Terkait

23 Januari 2026 - 03:13 WIB

Tidak Tersentuh Pematusan, Ketua Fraksi PKB Minta Jadi Perhatian Serius Walkot dan Dinas Terkait
Trending di News
error: Matras News