Menu

Mode Gelap
University of Melbourne Buka Beasiswa Penuh untuk Mahasiswa Internasional Mahasiswa ITS Ciptakan Perangkap Hama Tenaga Surya Amunisi, Daya Tahan, dan Nyali: Tiga Ujian di Balik Pertumbuhan 5,61% Panen Perdana Semangka Non-Biji, Bukti Kolaborasi Modern Petani Milenial dan Indomaret Ditjenpas Bantah Video Viral Sel Mewah dan Ponsel di Lapas Cilegon Penataan Non-ASN, Pemerintah Jamin Layanan Pendidikan Tetap Jalan

Bisnis

PT KAI Siap Operasikan Kereta Wisata Rute Gambir-Cianjur, Berhenti di 17 Stasiun

badge-check


					PT KAI Siap Operasikan Kereta Wisata Rute Gambir-Cianjur, Berhenti di 17 Stasiun Perbesar

MatrasNews, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (KAI) dikabarkan akan segera mengoperasikan kereta wisata baru pada rute Gambir-Cianjur. Yang mengejutkan, kereta ini tidak berjalan langsung tanpa henti seperti kabar sebelumnya, melainkan akan melayani naik-turun penumpang di 17 stasiun, termasuk Depok.

Sebelumnya, beredar informasi bahwa kereta ini akan melintas tanpa transit. Namun, berdasarkan data perjalanan, rangkaian kereta justru akan berhenti di setiap stasiun selama sekitar dua menit. Rute perjalanannya akan menyusuri jalur rel listrik (KRL) Manggarai hingga Bogor, sebelum melanjutkan perjalanan ke Cianjur.

Hal ini menjadi angin segar bagi warga Jabodetabek yang mencari alternatif wisata. Dengan berhenti di Stasiun Depok dan stasiun lainnya, kereta ini memberikan akses mudah untuk menuju berbagai destinasi di Sukabumi dan Cianjur. Salah satu titik pemberhentian penting adalah Stasiun Lampegan, yang menjadi pintu gerbang menuju situs purbakala Gunung Padang.

Jadwal dan Dampak Operasional

Kereta wisata ini dijadwalkan berangkat dari Stasiun Gambir pukul 08.00 WIB dan tiba di Cianjur pukul 12.45 WIB, dengan lama perjalanan total 4 jam 45 menit. Untuk perjalanan pulang, kereta berangkat dari Cianjur pukul 16.00 WIB dan tiba di Gambir pukul 20.35 WIB.

Adapun daftar stasiun pemberhentiannya adalah: Manggarai, Cawang, Pasar Minggu, Depok, Citayam, Bogor, Bogor Paledang, Cicurug, Cibadak, Cisaat, Sukabumi, Gandasoli, Cireungas, Lampegan, Cibeber, dan Cianjur.

Karena berbagi lintasan dengan operasional KRL Commuter Line, diperkirakan akan terjadi antrean kecil pada segmen jalur Bogor-Manggarai. PT KAI memprediksi potensi keterlambatan antara 2-3 menit bagi jadwal KRL reguler. Sementara itu, lintasan di atas Bogor menuju Cianjur dipastikan tidak akan terganggu.

Meski rencana telah matang, peluncuran kereta wisata ini masih menunggu persetujuan final dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

 

Baca Lainnya

Amunisi, Daya Tahan, dan Nyali: Tiga Ujian di Balik Pertumbuhan 5,61%

18 Mei 2026 - 02:21 WIB

Panen Perdana Semangka Non-Biji, Bukti Kolaborasi Modern Petani Milenial dan Indomaret

18 Mei 2026 - 02:16 WIB

Pemerintah Tetapkan Fuel Surcharge hingga 50% dari Tarif Batas Atas

15 Mei 2026 - 00:18 WIB

Sinergi Himbara, BP BUMN Dorong Hunian Terjangkau bagi Masyarakat

14 Mei 2026 - 01:31 WIB

Puncak Liburan Long Weekend, KAI Layani 161.028 Pelanggan

14 Mei 2026 - 01:23 WIB

Trending di Bisnis