Menu

Mode Gelap
Sinergi Kemenko Kumham Imipas dan LPSK Perkuat Perlindungan Saksi Korban Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan Easter Playtime Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas lewat Pelatihan Wirausaha Agoda Ungkap Gen Z Indonesia Lebih Pilih Destinasi Wisata Domestik dan Perjalanan Singkat Pengerjaan Kabel Bawah Tanah Dikebut, Pemkot Bekasi Bakal Tuntaskan Kabel Semrawut Keseruan 60 Seconds to Seoul K-Pop Noraebang di Aston Imperial Bekasi

News

Santri Harus Bisa Jadikan Teknologi Digital Sebagai Lahan Dakwah Setelah Lulus Pesantren

badge-check


					Santri Harus Bisa Jadikan Teknologi Digital Sebagai Lahan Dakwah Setelah Lulus Pesantren Perbesar

Matras News, Jakarta – Arwani Thomafi dalam webinar merajut nusantara menyampaikan pesan mendalam terhadap para santri di Indonesia.

“Di era digitalisasi ini juga harus melek teknologi, sekarang bahkan sudah banyak kitab-kitab kuning yang bisa di cari oleh santri di internet dan tinggal download” ujar Anggota Komisi I DPR RI ini.

Santri juga harus bisa menjadikan lahan dakwah di era digital ini, tambah Arwani

Arwani juga menjelaskan banyak hal positif yang bisa dilakukan santri di era teknologi digital, dan ini merupakan tantangan Santri setelah lulus dari pesantren.

Dari data yang ada saat ini pengguna internet di Indonesia semakin hari kian meningkat tentunya ini juga harus bisa seimbang dalam hal penyebaran informasi, disini tentunya peranan Santri sangatlah penting untuk produksi konten-konten yang bersifat keilmuan.

HM. Samsul Widodo staf ahli Menteri Kemendes PDTT mengungkapkan bagaimana pesantren yang masih sangat tradisional ini menapaki era digital yang semakin berkembang.

Baca Juga : Archipelago Indonesia Rayakan Warisan Kuliner Indonesia

Tentunya masyarakat kita sudah tidak asing dengan pesantren, sebagai lembaga pendidikan tertua di Indonesia pesantren menjadi peranan penting dalam sejarah Indonesia, namun demikian di era digital ini Santri di pesantren mempunyai tantangan tersendiri, kata staf ahli Kementan ini.

Sebagai nara sumber ke 2 dalam webinar yang di selenggarakan data politika dan Bakti Kominfo ini Samsul Widodo banyak menyoroti tantangan dan juga peranan pemerintah dalam hal kemajuan dan prestasi.

Acara yang di siarkan secara live di chanel youtube Data Politika Indonesia ini berlangsung sangat interaktif.

Acara yang seharusnya di isi oleh nara sumber ke tiga dari PW NU Jawa Tengah KH. Muhamad Sochib ini terjadi kendala teknis dan koneksi yang akhirnya tidak bisa masuk dalam sesi ketiga. (*)

Baca Lainnya

Sinergi Kemenko Kumham Imipas dan LPSK Perkuat Perlindungan Saksi Korban

21 April 2026 - 01:02 WIB

Sinergi Kemenko Kumham Imipas dan LPSK Perkuat Perlindungan Saksi Korban

Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas lewat Pelatihan Wirausaha

21 April 2026 - 00:21 WIB

IESR Sebut Permendagri 11/2026 Regresi Regulasi, Ancam Target Kendaraan Listrik

20 April 2026 - 14:38 WIB

Prabowo Arahkan 503 Ketua DPRD di Magelang: Kita Semua Patriot

20 April 2026 - 00:58 WIB

Menhub Tinjau Terminal 2F Bandara Soetta, Pastikan Kesiapan Angkutan Haji 2026

20 April 2026 - 00:30 WIB

Trending di News