MATRASNEWS, JAKARTA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Dr. Anggawira, secara resmi meluncurkan dua buku karyanya yang mengupas arah kebijakan ekonomi Indonesia dalam menghadapi dinamika global. Peluncuran berlangsung di Auditorium Perpustakaan Nasional Jakarta, Jumat (9/1/2026).
Kedua buku tersebut, berjudul “Di Balik Layar Persaingan Usaha: Praktik dan Penegakan di Indonesia” dan “Negara, Pasar, dan Keberanian Memilih: Esai-Esai Kebijakan dari Tengah Pusaran Krisis Global”, merupakan refleksi dari pengalaman lebih dari dua dekade Anggawira berkontribusi pada laju perekonomian nasional.
“Buku ini menjadi jalan panjang sekaligus milestone dari kegiatan saya sebagai seorang pengusaha. Ini menjadi persembahan saya buat Indonesia,” ujar Anggawira, yang juga Sekjen Himpunan Alumni IPB (HA IPB), seperti dikutip dari siaran pers Praxis, Sabtu (10/1/2026).
Acara yang disertai talkshow ini mendapat apresiasi tinggi dari sejumlah pejabat. Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, menyebut karya ini sebagai bukti dinamika intelektual dan kontribusi pemikiran yang jernih. “Buku ini mengajak kita memahami tantangan dan dilema persaingan hukum serta kebijakan di Indonesia secara lebih mendalam,” tuturnya.
Sementara Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, menilai buku ini secara cerdas menggambarkan keberanian kepemimpinan dalam menentukan arah ideologi ekonomi bangsa di era Presiden Prabowo Subianto. Ferry menyebut karya ini memotret persimpangan krusial antara mekanisme pasar dan mandat konstitusi UUD 1945.
“Buku ini penting karena menggambarkan kondisi riil saat ini… Kehadiran literatur seperti ini diharapkan bisa memperkaya diskursus mengenai posisi Indonesia,” jelas Ferry.
Anggawira menegaskan, selain menuangkan pemikiran dari praktik bisnis, buku ini juga dimaksudkan untuk mendorong peningkatan budaya literasi di Indonesia yang dinilainya masih tertinggal secara global.
Acara peluncuran dihadiri sejumlah tokoh kunci, antara lain Ketua KPPU Dr. Fanshurullah Asa, Ketua Umum BPP HIPMI Akbar Himawan Buchari, Rektor IPB Dr. Arif Satria, serta sejumlah akademisi dan praktisi hukum ekonomi.
Cek Berita lain di Google News











