MATRASNEWS, JAKARTA — Timur Run, Run for Charity Road to Jelajah Rempah 2026, mengajak masyarakat menggabungkan gaya hidup aktif dengan kepedulian terhadap literasi anak Maluku. Kegiatan tersebut berlangsung di UNO Chill Sport, Jalan Sisingamangaraja Nomor 28, Jakarta Selatan, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Kegiatan berlangsung pukul 05.30-09.00 WIB dan melibatkan lebih dari 60 peserta. Acara ini sekaligus menandai dimulainya Virtual Run Jelajah Rempah 2026 serta peluncuran jersey Jelajah Rempah 2026 bersama Trijee Sportswear.
Olahraga Bertemu Aksi Sosial
Sejumlah tokoh, antara lain Sandiaga Uno, Setiyo Wibowo, Yulianti Utomo, dan Stanley Ferdinandus, ikut meramaikan kegiatan tersebut.
Sandiaga Uno mengajak masyarakat menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari investasi kesehatan sekaligus sarana berbagi.
“Yuk kita bergerak aktif karena bergerak aktif itu adalah investasi terbaik saat ini untuk menjaga dan berinvestasi di kesehatan kita,” kata Sandiaga di UNO Chill Sport, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Menurut dia, kegiatan olahraga dapat memberi ruang bagi masyarakat untuk ikut berkontribusi kepada mereka yang sedang mengejar cita-cita.
Donasi untuk Perpustakaan Anak
Semangat berbagi menjadi bagian penting dalam Timur Run. AyoBantu menyerahkan simbolis link fundraiser untuk menggalang dukungan bagi program Jelajah Rempah 2026.
Trijee Sportswear juga menyumbang Rp50 juta. Donasi tersebut akan mendukung pembangunan Perpustakaan Ramah Anak di Maluku.
Selain itu, Team Gaspol memberikan kontribusi Rp5 juta untuk program yang sama. Dukungan tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan olahraga dapat menjadi penghubung antara komunitas perkotaan dan kebutuhan literasi di daerah.
Stanley Ferdinandus mengatakan Jelajah Rempah tidak hanya berfokus pada olahraga dan perjalanan. Program tersebut juga ingin menghadirkan dampak sosial melalui keterlibatan masyarakat.
“Semakin banyak orang yang ikut berlari, semakin besar pula dukungan yang bisa kita hadirkan untuk literasi anak-anak di Maluku,” ujar Stanley, Senin, 5 Oktober 2026.
Pengalaman dari Ambon
Setiyo Wibowo turut membagikan pengalamannya mengikuti Jelajah Rempah di Ambon pada 2024. Ia mengingat sambutan masyarakat dan anak-anak sekolah saat kegiatan tersebut berakhir.
Menurut Setiyo, pengalaman itu memperlihatkan bahwa kegiatan olahraga dapat membuka interaksi langsung dengan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan fasilitas literasi.
Jelajah Rempah sebelumnya juga mendorong pembangunan sejumlah perpustakaan di Saparua. Pengalaman tersebut menjadi salah satu pijakan untuk melanjutkan program literasi pada 2026.
Virtual Run Tembus 55 Peserta
Antusiasme terhadap format baru Jelajah Rempah mulai terlihat. Hingga Senin, 5 Oktober 2026, lebih dari 55 peserta telah mendaftar Virtual Run Jelajah Rempah 2026.
Tahun ini menjadi penyelenggaraan ketiga Jelajah Rempah. Namun, 2026 menjadi tahun pertama program tersebut membuka format Virtual Run.
Format ini memungkinkan peserta dari berbagai daerah ikut berlari tanpa datang langsung ke Maluku. Setiap kilometer yang ditempuh peserta diharapkan ikut memperkuat dukungan bagi literasi anak dan pembangunan Perpustakaan Ramah Anak.
Cara Ikut Virtual Run
Masyarakat dapat mengikuti Jelajah Rempah Virtual Run 2026 melalui aplikasi 99 Virtual Race yang tersedia di App Store dan Google Play Store.
Peserta dapat memilih kategori 50K atau 100K. Periode lari berlangsung pada 1 Oktober hingga 5 Desember 2026.
Biaya pendaftaran mencapai Rp150 ribu. Peserta juga dapat menambahkan jersey seharga Rp150 ribu serta donasi Rp50 ribu untuk mendukung program Jelajah Rempah.
Peserta yang ingin memperluas dampak sosial juga dapat mendaftar sebagai fundraiser. Dengan skema tersebut, kegiatan lari tidak berhenti pada pencapaian jarak, tetapi ikut membawa manfaat bagi pengembangan literasi anak-anak di Maluku.
Ikuti berita terkini di Google News











Komentar ditutup.