Menu ✖

Breaking News

Bisnis

Usaha Kopi Pesantren Omzet Melonjak 4 Kali Lipat

badge-check

Usaha Kopi Pesantren Omzet Melonjak 4 Kali Lipat Perbesar

Matrasnews.com – PT PLN mendorong geliat kewirausahaan pengolahan kopi di Cilegon, Banten. Melalui Program PLN Peduli, perusahaan memberi dukungan dalam hal pengolahan kopi dari hulu ke hilir ke Pondok Pesantren Banu Al Qomar yang berada di Kelurahan Pabean, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon.

Dikenal sebagai Pondok Pesantren Al Baqo, pondok ini aktif mendorong pemberdayaan kewirausahaan santri serta ekonomi warga. Salah satunya dengan bisnis kopi.

Pihak pondok membeli di atas harga pasar untuk setiap kopi milik petani yang umumnya juga merupakan wali santri. Kopi dengan rasa khas dari Gunung Malang ini diolah hingga siap dipasarkan dengan nilai tambah yang menguntungkan.

General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat, Erwin Ansori, berharap kegiatan ini bisa menambah lapangan kerja bagi warga dan turut menambah geliat perekonomian setempat.

“Kami berharap dengan program kemitraan melalui PLN Peduli ini, Pondok Pesantren bisa meningkatkan ekonominya, keluarga santri, hingga masyarakat pada umumnya,” katanya.

Erwin menjelaskan, mulanya pengolahan kopi dilakukan Pondok Pesantren sejak 2018 lalu dengan peralatan seadanya. Program PLN Peduli kemudian hadir pada awal 2020 untuk mendukung pengembangan proses pengolahan kopi.

PLN memberi bantuan mesin roasting kopi yang lebih modern dan produktif. Berkat dukungan ini, proses roasting dapat lebih efektif dan efisien. Biji kopi yang sebelumnya diolah secara tradisional kini diolah dengan cara lebih modern. Kualitas dan cita rasa kopi pun semakin baik dan meningkat.

Dengan bantuan modal dan alat roasting kopi yang lebih modern, pengelola kini mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas kopi yang dihasilkan. Omzet penjualan mengalami peningkatan dari sebelumnya sekitar Rp 3 juta per bulan menjadi Rp 7,5 hingga Rp 12,5 juta per bulan.

Fahruroji, Pengelola Pondok Pesantren Al Baqo menyampaikan terima kasih atas dukungan PLN bagi santri dan masyarakat sekitar. Dia mengatakan bahwa pengolahan kopi merupakan salah satu lini usaha yang dikelola bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berwirusaha para santri, serta mendorong peningkatan perekonomian masyarakat.

Dalam prakteknya, Pondok Pesantren Al Baqo membeli kopi khas Banten ini dari wali santri di Gunung Malang. Berikutnya diolah di penggilingan, roasting, lalu dikemas untuk dipasarkan.

Dalam proses roasting ini, dulunya pengelola menghabiskan waktu sekitar 95 menit. Namun kini dengan bantuan dari PLN, proses roasting bisa lebih cepat.

“Tentu itu bisa membantu efisiensi waktu. Selain itu juga, kami bisa meningkatkan kualitas produksi kopi kami. Manual banyak kekurangan, bau asap, dan membutuhkan waktu lebih lama,” kata Fahruroji.

Dia berharap, program PLN Peduli bisa memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat dan PLN juga bisa terus bersinergi bersama masyarakat.

Matrasnews.com / Kn

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

HILLSI Kota Bekasi Latih Warga Membuat Buket, Dorong Kemandirian Ekonomi

10 Okt 2026 - 14:16 WIB

HILLSI Kota Bekasi Latih Warga Membuat Buket, Dorong Kemandirian Ekonomi

Dubes UEA Sebut Kemitraan dengan Indonesia Memasuki Babak Baru

10 Okt 2026 - 11:39 WIB

Dubes UEA Sebut Kemitraan dengan Indonesia Memasuki Babak Baru

LPK Naraya Bekasi Resmi Dibuka, Siapkan Talenta Hospitality dan Maritim Berstandar Internasional

10 Okt 2026 - 01:05 WIB

LPK Naraya Bekasi Resmi Dibuka, Siapkan Talenta Hospitality dan Maritim Berstandar Internasional

Promo Tiket Whoosh 10.10, Diskon hingga 50 Persen dan Potongan Rp150 Ribu

7 Okt 2026 - 02:56 WIB

Promo Tiket Whoosh 10.10, Diskon hingga 50 Persen dan Potongan Rp150 Ribu

Rumah123 Gelar PropVaganza Perdana di Pakuwon Mall Bekasi

7 Okt 2026 - 02:35 WIB

Rumah123 Gelar PropVaganza Perdana di Pakuwon Mall Bekasi
Trending di Bisnis