Menu

Mode Gelap
SMARTFREN Luncurkan Rangkaian Promo dan Program Digital Buka Puasa dengan Nuansa Tradisi di Horison Iswara Bekasi Menhub Dudy Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026 Wamen Ekraf Resmikan Giant Balloon Pelangi di Mars Dicoding dan Kemenko PMK Luncurkan Platform Bijak Cerdas Berdigital dan Ber-AI untuk Masyarakat Penanganan Penyintas Kanker Lansia, Ini Kata dr. Daniel Rizky Primaya Hospital Semarang

Seni

3 Sutradara Muda Badung Turut Mendorong Kebangkitan Ekonomi Lewat Film

badge-check


					3 Sutradara Muda Badung Turut Mendorong Kebangkitan Ekonomi Lewat Film Perbesar

Matrasnews.com – Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno, mengapresiasi 3 anak muda Badung yang turut mendorong kebangkitan ekonomi melalui film pendek, di antaranya film ‘Bawah Atas’ yang disutradarai oleh Ida Bagus Gede Darma Putra, film ‘Juru Sapuh’ yang disutradarai oleh Steven Nathan, dan film ‘Pentas Aram’ yang disutradarai oleh Urico Kevin.

“Saya memberikan apresiasi kepada para sutradara muda, yaitu Ida Bagus Gede Darma Putra, Steven Nathan, dan Urico Kevin. Semoga karya ini dapat bermanfaat dan memberikan dampak positif untuk mendorong kebangkitan perekonomian nasional, sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan,” ujar Sandiaga saat memberikan sambutan secara daring pada acara Badung Independent Film & Art Screening, di Balai Budaya Teater Puspem Badung, Bali, Minggu (13/2/2022). 

Pengambilan gambar ketiga film ini dilakukan di Bali, dengan cerita menarik yang berbeda. Film Bawah Atas mengangkat tema tentang ketimpangan sosial pada suatu hubungan asmara. Sementara itu, film Juru Sapuh bergaya drama sejarah dengan konsep silent film. Sedangkan film Pentas Aram menceritakan tentang eksplorasi kebebasan dalam mencinta. 

Lebih lanjut, Sandiaga menjelaskan bahwa film dapat menjadi alat promosi yang sangat efektif, sehingga sering digunakan untuk menggenjot sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dunia. 

Sandiaga berharap 3 film pendek tersebut bisa mempromosikan pariwisata Indonesia, khususnya Badung, Bali. Serta dapat menjadi mahakarya yang mengangkat kearifan lokal dan berbagai potensi di Kabupaten Badung. 

“Seperti dampak positif pada film Indonesia, Laskar Pelangi dan 5 Sentimeter, maka diharapkan tiga film pendek yang akan kita saksikan bersama bisa mempromosikan pariwisata Indonesia khususnya di Badung,” ujar Sandiaga.

Menparekraf menjelaskan bahwa pandemi COVID-19 menjadi tantangan tersendiri bagi para sineas tanah air. Kemenparekraf pun telah melakukan berbagai upaya pemulihan ekonomi pada subsektor film melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional di tahun 2021, dengan total penerima bantuan sebanyak 125 rumah produksi dan komunitas perfilman, yang tersebar di 33 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. 

“Kami terus mendukung pemulihan dan kebangkitan ekosistem industri perfilman tanah air, dan berharap program dapat berjalan kembali di tahun 2022,” kata Sandiaga. 

Sementara itu Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf, I Gusti Ayu Dewi Hendriyani, yang mewakili Menparekraf Sandiaga untuk hadir langsung pada acara Pemutaran Film Pendek Anak Badung di Balai Budaya Teater Puspem Badung, mengapresiasi Yayasan Taman Dharma Kerti Lukluk yang telah mendukung pengembangan sumber daya manusia bagi generasi muda dalam membangkitkan perfilman di Kabupaten Badung.

“Terima kasih kepada Yayasan Taman Dharma Kerti Lukluk yang telah turut membantu dalam pengembangan SDM subsektor perfilman di Badung, sehingga para sutradara muda ini bisa menghasilkan film dengan cerita yang menarik,” ujar Dewi di Balai Budaya Teater Puspem Badung. 

Ketua Yayasan Taman Dharma Kerti, Ida Ayu Putu Utami Dewi, menyampaikan bahwa Yayasan Taman Dharma Kerti akan selalu mendorong dalam mengembangkan seni dan budaya dengan pelatihan seni melalui industri perfilman, khususnya di Kabupaten Badung.

“Produksi film pendek ini adalah salah satu bentuk pengembangan SDM untuk anak-anak generasi muda agar lebih percaya diri, mandiri, aktif berinovasi, dan mampu bersaing di kancah nasional hingga global. Tujuannya nanti bisa memiliki rumah produksi dan memberikan pelatihan,” ujar Ida Ayu Putu Utami Dewi.

Sutradara Film ‘Bawah Atas’, Ida Bagus Gede Darma Putra, menyampaikan terima kasih atas dukungan Yayasan Taman Dharma Kerti Lukluk dan pemerintah bagi subsektor perfilman. Sehingga dapat merealisasikan upaya untuk memperkenalkan industri film terutama di wilayah Badung kepada publik yang lebih luas.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Yayasan Taman Dharma Kerti Lukluk, Anthopila Picture, Multimedia Bali Films, dan Coucou Picture selaku insiator dalam kegiatan screening film art ini,” ujar Ida Bagus.

Dalam acara Badung Independent Film & Art Screening juga ditampilkan berbagai pertunjukan tarian dan nyanyian khas Bali, serta modern dance. 

(red/her)

Baca Lainnya

Festival Layangan Parangtritis: Merayakan Keindahan Langit dan Pantai

19 Juli 2023 - 12:01 WIB

Festival Layangan Parangtritis Merayakan Keindahan Langit dan Pantai

Menyelami Keindahan Telaga Saat: Destinasi Wisata Alam yang Menenangkan di Puncak Bogor

19 Juli 2023 - 00:10 WIB

Menyelami Keindahan Telaga Saat Destinasi Wisata Alam yang Menenangkan di Indonesia

Indonesia Glass Art Festival Gubah Kaca Nusantara 2022 Pameran Arsip & Seni Kaca

3 November 2022 - 00:10 WIB

Indonesia Glass Art Festival Gubah Kaca Nusantara 2022 Pameran Arsip Seni Kaca

Menkominfo Ajak Masyarakat Tingkatkan Kreatifitas & Inovasi, Jadikan Labuan Bajo Destinasi Premium

16 Agustus 2022 - 00:14 WIB

P kelor labuan bajo

Pariwisata Indonesia Raih Peringkat ke-32 Besar Dunia Menurut WEF

31 Mei 2022 - 00:46 WIB

wisata magelang dusun butuh
Trending di PAREKRAF
error: Matras News