MATRASNEWS, CILOTO – Anggota DPR RI H. Sudjatmiko, memperkuat upaya pemerataan pendidikan bagi masyarakat Kota Bekasi. Ia mengawal penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) dan KIP Kuliah sekaligus membuka akses studi dan magang kerja ke Jepang bagi generasi muda.
Langkah tersebut ia sampaikan dalam forum diskusi bersama insan pers Kota Bekasi di Sevillage Bogor, Cipanas, Kabupaten Cianjur, Senin (12 Oktober 2026).
Kawal Akses Pendidikan
Sudjatmiko menyatakan, ribuan pelajar dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu di Kota Bekasi telah menerima manfaat program PIP dan KIP Kuliah. Ia berupaya memastikan bantuan pendidikan menjangkau penerima yang membutuhkan agar mereka dapat menyelesaikan studi.
“Pendidikan adalah kunci utama untuk memutus rantai kemiskinan. Melalui jalur aspirasi, kami terus mengawal agar anak-anak usia sekolah penerima PIP dan mahasiswa KIP Kuliah di Bekasi bisa menuntaskan studinya tanpa terkendala biaya,” kata politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Menurut dia, akses pendidikan yang merata menjadi salah satu langkah penting untuk memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Buka Peluang Studi dan Magang ke Jepang
Selain mengawal bantuan pendidikan di dalam negeri, Sudjatmiko memfasilitasi jaringan beasiswa studi dan magang kerja ke Jepang. Program tersebut menyasar pemuda potensial di daerah pemilihannya agar mereka memperoleh pengalaman dan keterampilan berstandar internasional.
“Kami juga membuka jaringan Beasiswa Studi sekaligus Magang ke Jepang untuk anak-anak muda Bekasi. Ini merupakan kesempatan berharga agar generasi muda kita memiliki keahlian berstandar internasional, berdaya saing global, dan siap membangun daerahnya saat kembali nanti,” ujarnya.
Peluang tersebut diharapkan dapat memperluas pilihan pendidikan dan pengembangan karier bagi anak muda, terutama mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Dorong Pemerataan Kesempatan
Sudjatmiko berharap pengawalan beasiswa dan pembukaan akses pendidikan luar negeri mampu mencegah anak putus sekolah akibat persoalan biaya. Ia juga mendorong generasi muda memanfaatkan kesempatan pendidikan untuk meningkatkan kompetensi dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Namun, efektivitas program tetap bergantung pada transparansi penyaluran bantuan, kejelasan persyaratan, serta informasi terbuka mengenai mekanisme seleksi beasiswa dan magang ke Jepang.
Upaya tersebut menempatkan akses pendidikan sebagai investasi jangka panjang. Bukan sekadar membantu siswa membayar biaya sekolah, melainkan juga memperluas peluang generasi muda Bekasi memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif.
Ikuti berita terkini di Google News











Komentar ditutup.