Menu

Mode Gelap
Kebaya Noni Melenggang di Hari Kebaya Nasional Darya-Varia Buka Jalan bagi Peneliti Perempuan di Usia Emas 50 Tahun Anak Muda Berteriak, Aktivis 98 dan Mahasiswa Kaji Ulang Kondisi Bangsa Politik adalah Ibadah Pengabdian, Bukan Mesin Kekayaan Menko Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli dan Cegah Main Hakim Sendiri Zona Buang Ditutup, TPST Bantargebang Bertahap Tinggalkan Open Dumping

Bisnis

Bisnis Toko Kelontong Mampu Menempatkan Diri dengan Baik di Platform Online

badge-check

Bisnis Toko Kelontong Mampu Menempatkan Diri dengan Baik di Platform Online Perbesar

Matras News – Bisnis warung dan toko kelontong sempat mengalami musim paceklik kala perusahaan minimarket waralaba secara agresif meluaskan jaringan hingga ke pelosok daerah.

Namun, pandemi Covid-19 di Indonesia memicu dimulainya babak baru bisnis toko kelontong, dari offline ke online.

Pandemi Covid-19 di Indonesia pertama kali tercatat pada tanggal 2 Maret 2020. Hampir dua tahun setelah kasus pertama terdeteksi, pandemi ini ternyata mengubah cara orang beraktivitas, termasuk dalam belanja produk bahan makanan harian.

Bisnis toko kelontong mampu menempatkan diri dengan baik di platform online ketika orang-orang dihadapkan pada keterbatasan mobilitas akibat pandemi.

Dengan eksistensi digital yang menembus batas ruang dan jarak, belanja dari toko kelontong kembali menjadi tren bagi khalayak banyak.

Contoh sederhana saja, rata-rata pencarian kata kunci produk-produk toko kelontong di Bukalapak selama pandemi meningkat hingga 337% berbanding fase sebelum pandemi. Tetapi, adakah ukuran yang lebih nyata untuk memvalidasi tren belanja sembako online dari toko kelontong?.

Dengan meneliti lapak yang berjualan di halaman kategori “Food” dan subkategori “Makanan”, “Minuman”, “Cemilan Snack”, “Dairy Product”, “Bumbu”, dan “Makanan Jadi” di Bukalapak, BukaReview merangkum sejumlah temuan yang bisa digunakan untuk memahami perilaku pasar terhadap toko kelontong online.

Beberapa di antaranya adalah:

–     Rataan nilai belanja di toko kelontong online selama pandemi meningkat 24% dibandingkan dengan periode belanja sebelum pandemi.

–     “Makanan Jadi” dan “Bumbu Dapur” merupakan dua di antara empat kategori produk kebutuhan dasar yang mengalami peningkatan transaksi selama pemberlakuan PPKM Darurat.

–     Total jumlah transaksi produk bernutrisi juga naik selama PPKM Darurat, seperti produk olahan susu, buah-buahan, dan madu.

Hasil lengkap riset belanja di toko kelontong online yang dilakukan oleh BukaReview beserta infografis pendukungnya dapat dibaca pada artikel ini.

oko kelontong online adalah solusi yang ideal dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga di tengah pandemi yang belum usai.

Merujuk jumlah rataan nilai belanja dan total transaksi yang terus meningkat, konsumen juga terindikasi mulai menikmati kemudahan belanja bahan makanan dan minuman secara online.

“Pilihan produk yang bervariasi dan berkualitas baik, harga yang kompetitif, serta layanan pengantaran yang cepat–pesanan bahkan bisa diantar pada hari yang sama, menjadi faktor pendukung belanja kebutuhan dasar secara online. Lebih praktis bagi pembeli sekaligus mengurangi potensi kerumunan,” ujar Erry Febrian (Senior Content Manager, BukaReview).

Metodologi Penelitian

Riset tentang pertumbuhan toko kelontong online menggunakan data search impression, rataan nilai belanja, dan total transaksi di halaman subkategori “Makanan”, “Minuman”, “Cemilan Snack”, “Dairy Product”, “Bumbu”, dan “Makanan Jadi” di platform Bukalapak.

Data yang digunakan untuk riset merupakan data aktivitas belanja pada periode pandemi dan pra-pandemi di Indonesia. Kami juga menggunakan periode PPKM Darurat dan pra-PPKM Darurat sebagai rentang periode riset.

Rentang periode pandemi yang menjadi sampel adalah antara tanggal 2 Maret 2020 dan 31 Agustus 2021. Rentang periode pra-pandemi yang menjadi sampel adalah antara tanggal 1 September 2018 dan 1 Maret 2020.

Rentang periode PPKM Darurat yang menjadi sampel adalah antara tanggal 3 Juli 2021 dan 23 Agustus 2021. Rentang periode pra-PPKM Darurat yang menjadi sampel adalah antara tanggal 4 Mei 2021 dan 2 Juli 2021.

BukaReview adalah platform inspirasi gaya hidup dari Bukalapak yang menyajikan beragam jenis konten, dari review produk, rekomendasi, tips dan trik, hingga informasi aktual bagi para pembelanja online. Kunjungi BukaReview di alamat http://review.bukalapak.com.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Darya-Varia Buka Jalan bagi Peneliti Perempuan di Usia Emas 50 Tahun

27 Juli 2026 - 01:43 WIB

2.953 Penyandang Disabilitas Nikmati Tarif Reduksi KAI

27 Juli 2026 - 00:45 WIB

Nusantara Explorer, Kereta Mewah Karya Anak Bangsa

25 Juli 2026 - 02:25 WIB

Vidoran Luncurkan Program Undian, Dukung Nutrisi Generasi Emas 2045

23 Juli 2026 - 11:39 WIB

Danantara Tinjau Pemberdayaan 73.000 Nasabah PNM di Mojokerto

23 Juli 2026 - 00:05 WIB

Trending di Bisnis