Menu

Mode Gelap
Revisi UU ASN Hapus Status PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Terapkan Dua Skema Baru Bukan Cuma Keturunan, Studi Terbaru Ungkap Gula Darah Tinggi Bisa Jadi “Bensin” Tumor Banjir Landa Jakarta, Gubernur Pramono: “Menghilangkan Banjir Itu Tidak Mungkin” Sulis “Cinta Rasul” Meriahkan Paramadina Festival Ramadhan 2026 di Meikarta Simak 4 Tips Menginvestasikan THR dengan Emas yang Lebih Mudah, Aman, dan Terpercaya Atasi Keterbatasan Bioskop, Menteri Ekraf Dukung Pembangunan Mini Bioskop di Minimarket

News

BNPB Tegaskan Sinergi Antar Lembaga Kunci Hadapi Ancaman Bencana Akhir Tahun


					BNPB Tegaskan Sinergi Antar Lembaga Kunci Hadapi Ancaman Bencana Akhir Tahun Perbesar

MATRASNEWS, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghadiri Apel Siaga Bencana yang digelar Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Selasa (4/11/2025). Kegiatan ini menjadi penanda kesiapsiagaan pemerintah menyambut puncak musim hujan dan potensi bencana hidrometeorologi pada akhir tahun.

Dalam apel yang berlangsung di Ruang Pendopo, Jalan Pattimura No. 20, Jakarta Selatan, itu, BNPB diwakili oleh Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan (Pusdatinkom) Abdul Muhari. Ia hadir mewakili Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto.

Apel siaga dipimpin langsung oleh Menteri PU Dody Hanggodo dan dihadiri sejumlah pimpinan instansi kunci, termasuk Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani, jajaran satgas bencana, serta perwakilan unit kerja di lingkungan Kementerian PU.

Abdul Muhari menegaskan, kolaborasi dan kesiapsiagaan antarinstansi merupakan fondasi utama penanggulangan bencana yang efektif. Ia menekankan peran vital sektor infrastruktur dalam sistem mitigasi nasional.

“Kesiapan sektor infrastruktur menjadi bagian penting dalam sistem mitigasi bencana nasional, karena berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat dan keberlanjutan pembangunan,” ujar Abdul Muhari dalam pernyataan yang diterima, Rabu (5/11/2025).

Menurut BNPB, apel ini sejalan dengan arah kebijakan badan tersebut untuk memperkuat mitigasi, khususnya dalam menghadapi ancaman banjir, tanah longsor, dan puting beliung yang kerap meningkat pada periode tersebut. Langkah ini merefleksikan kesiapsiagaan lintas sektor guna memastikan seluruh unsur pemerintah siap menghadapi segala potensi ancaman.

Lebih dari sekadar apel seremonial, kegiatan ini juga berfungsi sebagai forum koordinasi strategis untuk mengokohkan kolaborasi antara lembaga teknis dan kebencanaan. Tujuannya, memastikan sistem tanggap darurat dan mitigasi berjalan secara terpadu dari tingkat pusat hingga daerah.

Melalui momentum ini, BNPB mendorong peningkatan kapasitas kelembagaan dan komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk membangun budaya sadar bencana di lingkungan kerja. Hal ini sejalan dengan prinsip utama yang diusung BNPB, yakni “Siap Untuk Selamat.”

Cek Berita lain di Google News

Baca Lainnya

Revisi UU ASN Hapus Status PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Terapkan Dua Skema Baru

9 Maret 2026 - 01:28 WIB

Banjir Landa Jakarta, Gubernur Pramono: “Menghilangkan Banjir Itu Tidak Mungkin”

9 Maret 2026 - 01:05 WIB

Banjir Landa Jakarta, Gubernur Pramono Menghilangkan Banjir Itu Tidak Mungkin

Gebrak Run Race, Kapolsek Jatiasih Ajak Ratusan Pemuda Lari di Jalan

8 Maret 2026 - 03:35 WIB

Gebrak Run Race, Kapolsek Jatiasih Ajak Ratusan Pemuda Lari di Jalan

Ribuan Lansia dan Pelajar Bekasi Pecahkan Rekor MURI Tulis Mushaf Al-Qur’an

7 Maret 2026 - 03:11 WIB

Ribuan Lansia dan Pelajar Bekasi Pecahkan Rekor MURI Tulis Mushaf Al-Qur'an

69.232 Tiket Kapal Laut Gratis Mudik Lebaran 2026 Rute Aceh Hingga Jayapura

7 Maret 2026 - 02:57 WIB

69.232 Tiket Kapal Laut Gratis Mudik Lebaran 2026 Rute Aceh Hingga Jayapura
Trending di News