MATRASNEWS, BEKASI – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memastikan percepatan pembangunan Flyover Bulak Kapal, Bekasi Timur. Pemerintah menargetkan proyek tersebut rampung pada triwulan pertama 2028.
AHY meninjau langsung kawasan rencana pembangunan flyover pada Jumat (30/10/2026). Peninjauan itu bertujuan memastikan kesiapan lahan, perencanaan teknis, dan jadwal pelaksanaan proyek.
Atasi Kemacetan dan Risiko Kecelakaan
AHY menilai Flyover Bulak Kapal menjadi kebutuhan mendesak. Kawasan tersebut memiliki intensitas lalu lintas tinggi karena perlintasan kendaraan harus berbagi jalur dengan perjalanan kereta api.
“Setiap lima menit KRL lewat. Karena itu, solusi untuk mencegah kecelakaan sekaligus mengurai kemacetan di Bulak Kapal perlu segera kita bangun,” kata AHY.Menurut dia, flyover akan memperlancar mobilitas masyarakat. Infrastruktur ini juga diharapkan memangkas waktu perjalanan kendaraan pribadi maupun angkutan barang.
Anggaran Proyek Capai Rp312 Miliar
Dalam hal ini, pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran pembebasan lahan mencapai Rp126 miliar. Pemerintah Kota Bekasi bertanggung jawab atas kebutuhan tersebut.
Oleh karena itu, pembangunan fisik membutuhkan anggaran sekitar Rp186 miliar. Flyover dirancang memiliki panjang sekitar 500 meter dengan ruang bebas setinggi 7,5 meter.
Desain tersebut harus memenuhi ketentuan keselamatan dan standar teknis PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Pembebasan Lahan Dikebut
Dari total 76 bidang tanah yang dibutuhkan, pemerintah telah menyelesaikan 40 bidang. Sebanyak 36 bidang lainnya masih menunggu penyelesaian pembayaran.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menargetkan seluruh proses pembebasan lahan rampung pada November 2026.
“Kami terus berkoordinasi dan mempercepat proses bersama seluruh pihak terkait. Harapannya, pembangunan fisik dapat berjalan sesuai jadwal,” ujar Tri.
Pemerintah merencanakan penerbitan Surat Perintah Kerja (SPK) pada awal November 2026. Proyek ini membutuhkan waktu pengerjaan sekitar 16 bulan.
Oleh karena itu, AHY menegaskan pemerintah pusat akan mengawal pembangunan bersama Pemerintah Kota Bekasi. Ia berharap kehadiran flyover mampu meningkatkan keselamatan, produktivitas ekonomi, dan kenyamanan perjalanan warga.
Ikuti berita terkini di Google News











Komentar ditutup.