Menu

Mode Gelap
Masuk Usia ke 10, Vasaka Hotel Jakarta Gelar Media Gathering Wamen Ekraf Dukung Industri Musik Lewat Indonesian Idol Kokola Group Salurkan Sapi Limosin untuk Qurban Bagikan Bubur Gratis, Hotel 88 Bekasi Tebar Kepedulian Hari Kelima Korban Hanyut di Kali Bekasi Ditemukan Tutup Usia Airbnb Kini Tawarkan Layanan Jemput Bandara Hingga Titip Koper untuk Liburan Anti Ribet

PAREKRAF

Bukit Cinangkiak Solok Kembangkan Konsep Wisata Berkelanjutan

badge-check


					Bukit Cinangkiak Solok Kembangkan Konsep Wisata Berkelanjutan Perbesar

Matras News – Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno, terus berupaya mendorong destinasi wisata Bukit Cinangkiak, Solok, Sumatra Barat, mengembangkan konsep wisata berkelanjutan atau sustainable tourism.

Pengembangan konsep berwisata berkelanjutan di Bukit Cinangkiak dinilai dapat memberikan dampak jangka panjang. Baik itu terhadap lingkungan, sosial, budaya, serta ekonomi untuk masa kini dan masa depan bagi seluruh masyarakat lokal maupun wisatawan yang berkunjung.

Menparekraf Sandiaga, saat meninjau destinasi Bukit Cinangkiak, Solok, Rabu (13/04/2022), menyampaikan bahwa Bukit Cinangkiek sudah memiliki potensi alam yang indah. Meski demikian, masih harus dikembangkan menjadi pariwisata yang berkelanjutan, berkualitas, dan go digital. 

“Cinangkiak ini merupakan green park destinasi wisata buatan yang nantinya akan melengkapi beberapa produk wisata dan ekonomi kreatif di sini. Jadi di sini udah ada modalnya nih, alamnya indah. Oleh karena itu, saya ingin Pak Bupati dan rekan-rekan semua untuk menjadi bagian dari tatanan pariwisata baru, dengan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan lingkungan juga go digital,” ujar Menparekraf. 

Sandiaga mengimbau untuk membangun homestay dan villa di sekitar Bukit Cinangkiak berkonsep ecco friendly untuk menarik wisatawan. 

Ia berharap dengan mengedepankan konsep berkelanjutan, Bukit Cinangkiak bisa menjadi pariwisata yang membuka peluang wisata beserta ekonomi kreatifnya menuju pascapandemi. 

“Saya cenderung melihat untuk dibangunnya homestay maupun vila-vila yang konsepnya itu ecco friendly. Kalau hotel yang besar itu, apalagi di dataran seperti ini menurut saya sayang, karena merusak pemandangan. Tapi, kalau misalnya tadi menyatu dengan alam ini lebih diminati dan ini sudah punya 82 homestay, saya sangat mendukung dan mudah-mudahan wisman bisa terus berkunjung ke Kabupaten Solok ini. Tahun lalu ada 820 ribu, mari kita tingkatkan hingga di atas 1 juta kunjungan,” kata Sandiaga. 

Lebih lanjut, Sandiaga juga mendorong kepala daerah Solok  untuk menghadirkan event-event yang unggul dan berkualitas. Ini bertujuan meningkatkan daya tarik wisata di daerah, khususnya di Solok. 

“Selanjutnya saya ingin upaya kita bersama untuk menghadirkan event-event yang nantinya bisa menjadi daya tarik wisata, menjadi penggerak ekonomi daerah, dan mampu membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Sehingga, saya harap kepala daerah dapat menghadirkan event-event yang berkualitas,” ujarnya. 

Sementara itu, Bupati Kabupaten Solok, Epyardi Asda, menyampaikan terima kasih kepada Menprekraf yang telah memberikan semangat optimistis dalam membantu mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif di Solok. 

“Insya Alloh berkat dukungan Bapak, insyaAllah bisa bangkit. Di Cinangkiak ini rata-rata merugi terus, karena begitu launching langsung pandemi. Namun, mudah-mudahan pascapandemi ini bisa berkembang dengan baik. Setelah lebaran ini lebih banyak pengunjung,” ujar Epyardi. 

(her)

Baca Lainnya

Say Monanggedeon: Sukseskan Desa Wisata Kota Bekasi dengan Konsep Urban Farming

14 Februari 2025 - 01:08 WIB

Say Monanggedeon Sukseskan Desa Wisata Kota Bekasi dengan Konsep Urban Farming

Taman Parapuar Akan Jadi Daya Tarik Baru Wisata Alternatif di Labuan Bajo NTT

29 Juli 2024 - 20:50 WIB

Taman Parapuar Akan Jadi Daya Tarik Baru Wisata Alternatif di Labuan Bajo NTT

Kemenparekraf Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Atraksi dan Amenitas di Destinasi Wisata

22 Juli 2024 - 21:05 WIB

Kemenparekraf Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Atraksi dan Amenitas di Destinasi Wisata

Kembangkan Sektor Parekraf Melalui Travel & Tourism Development Index Indonesia

1 Juli 2024 - 21:28 WIB

Kembangkan Sektor Parekraf Melalui Travel & Tourism Development Index Indonesia

Kemenparekraf Luncurkan Wonderful Indonesia Co-Branding School Break 2024

24 Juni 2024 - 21:40 WIB

Kemenparekraf Luncurkan Wonderful Indonesia Co-Branding School Break 2024
Trending di PAREKRAF