Menu

Mode Gelap
Restoran A.RA.SA di Ascott Menteng Jakarta Hadirkan Santapan Ramadan Eksklusif Ika Putri Rilis Single Anyar Berjudul “Sadis”, Karya Bebi Romeo Beacon Academy Dukung 7 Anak dengan Cerebral Palsy dan Epilepsi Le Eminence Puncak Hadirkan Program Harmony in Diversity Sambut Ramadan 2026 Taste of Ramadan 2026 di Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Usai Kepung Kantor Wali Kota Bekasi, Ini 5 Kesepakatan Rancangan Masa Depan Angkot Sebagai Primadona Transportasi Umum

News

Dongkrak Perekonomian, Anggota DPRD Kota Bekasi Usulkan Pembangunan Mal UMKM

badge-check


					Foto : Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PKS, Muhammad Kamil Syaikhu Perbesar

Foto : Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PKS, Muhammad Kamil Syaikhu

Matras News, Bekasi – Pasca Rapat Paripurna LKPJ (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) Wali Kota Bekasi, Anggota Komisi III DPRD Kota Bekasi Fraksi PKS, Muhammad Kamil Syaikhu, mendorong adanya perhatian khusus terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hal ini dinilai penting di tengah tantangan ekonomi yang masih memberatkan masyarakat.

Salah satu usulan utama Kamil adalah pembangunan “Mal UMKM” sebagai sarana promosi bagi pelaku usaha lokal.

“Kami ingin Kota Bekasi memiliki gedung khusus sebagai ikon dukungan terhadap UMKM, bukan sekadar spot temporer seperti yang ada di DPRD atau kantor wali kota saat ini,” ujarnya kepada matrasnews.com pada, Rabu 21 Mei 2025.

Kamil menggambarkan konsep mal tersebut menyerupai model di Cirebon, di mana pemerintah daerah membangun gedung khusus sebagai pusat promosi produk lokal.

“Ini bisa menjadi simbol bahwa Pemkot Bekasi serius mendukung UMKM. Selain itu, mal ini bisa menjadi destinasi bagi tamu dari luar daerah yang mencari oleh-oleh khas Bekasi,” jelasnya.

Ia juga mendorong integrasi pemasaran UMKM di mal, pasar ritel, hotel, dan lokasi strategis lainnya. “Produk UMKM Bekasi harus mudah diakses, bukan hanya di tempat khusus, tetapi juga di pusat perbelanjaan yang sudah ada,” tambahnya.

Baca Juga : Dorong Entrepreneurship, Farah Rizky Resmi Pimpin HIPMI Kota Bekasi

Selain infrastruktur, Kamil menekankan pentingnya dana bergulir melalui Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) untuk membantu masyarakat mengembangkan usaha. “Dana ini harus segera direalisasikan, mungkin melalui perubahan APBD 2025, agar bisa langsung dirasakan dampaknya,” tegasnya.

Ia juga meminta Dinas Koperasi dan UMKM lebih aktif memberikan pelatihan dan pendampingan, bukan hanya sekadar program formalitas. “Masyarakat butuh pendampingan nyata, bukan sekadar seminar tanpa tindak lanjut,” ucap Kamil.

Kamil juga menyambut baik program Koperasi Merah Putih sebagai prioritas pemerintah pusat. “Kita harap ada 56 koperasi di tiap kelurahan yang benar-benar menggerakkan ekonomi warga,” katanya.

Menanggapi pertanyaan tentang timeline, Kamil berharap Pemkot segera memprioritaskan perencanaan mal UMKM dan pencairan dana bergulir. “Ini harus masuk dalam rencana kerja Dinas UMKM. Jangan hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga program yang langsung menyentuh masyarakat,” tandasnya.

Dengan langkah ini, diharapkan UMKM Kota Bekasi semakin berkembang dan mampu menjadi penggerak perekonomian di tengah tantangan global.

Baca Lainnya

Usai Kepung Kantor Wali Kota Bekasi, Ini 5 Kesepakatan Rancangan Masa Depan Angkot Sebagai Primadona Transportasi Umum

13 Februari 2026 - 00:25 WIB

Usai Kepung Kantor Wali Kota Bekasi, Ini 5 Kesepakatan Rancangan Masa Depan Angkot Sebagai Primadona Transportasi Umum

Konten AI Wajib Beretika dan Jaga Orisinalitas

13 Februari 2026 - 00:07 WIB

Konten AI Wajib Beretika dan Jaga Orisinalitas

BP Taskin: Angka Kemiskinan di Banten Naik, Bukti Perlunya Orientasi

12 Februari 2026 - 01:24 WIB

BP Taskin Angka Kemiskinan di Banten Naik, Bukti Perlunya Orientasi

Kemenkes Pastikan 120.000 Pasien Nonaktif Segera Aktifkan Secara Otomatis

12 Februari 2026 - 01:17 WIB

Menkes Budi Keluarkan Intruksi Menkes Tentang Perudungan Terhadap Dokter

Skema Pensiun PNS Mau Diubah Lagi, Iuran Bakal Dipotong?

12 Februari 2026 - 00:04 WIB

Skema Pensiun PNS Mau Diubah Lagi, Iuran Bakal Dipotong?
Trending di News
error: Matras News